HAPPY ENDING
H
A
P
P
YR
I
D
I
N
GBIJAK DALAM MEMBACA SETIAP
KALIMATNYA
TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN
KALIAN
❤❤❤❤❤❤
.
Flashback on
"Selamat tinggal....."
Ucap Bara dalam hati.
Ia melajuh dengan kecepatan tinggi membelah kota jakarta.
Ia tahu semua teman-temannya pasti akan mencarinya dan pergi ke tempat yang sering ia kunjungi.Bara terus melajuh dengan kecepatan tinggi Sampai ia berhenti di sebuah tempat yang
Gelap dan sepi.
Bara turun dari motornya dan menaiki tangga. Seperti jembatan, tapi hanya jembatan penghubung kecil.Bara terdiam menatap langit malam yang bertaburan bintang dengan cahaya bulan. Rasa sakit yang perlahan mulai memasuki tubuhnya perlahan dinikmati Bara, ia sudah biasa dengan semua rasa sakit ini. Ingin mengeluh dan bercerita tentang masalahnya tapi, ia tidak suka di anggap lemah oleh orang lain.
"ARRGGGGHHHHH.GUA MAU MATI!!!"
Bara berteriak meluapkan semua beban yang tersimpan di hatinya.
"GUA NGGAK KUAT LAGI TUHAN""Kenapa hidup gua berat banget Tuhan?"
Bara merasa hidupnya tidak adil, kenapa cobaan dalam hidupnya sangat berat."KENAPA HIDUP GUA HARUS KAYAK GINI, KAPAN GUA BISA BAHAGIA TUHAN. KAPAN!!?"
Ingin sekali ia lompat dari jembatan ini tapi kakinya terpaku di tempat."GUA NGGAK KUAT,GUA TERLALU LEMAH"
Bara berteriak dengan nafas yang memburu dadanya sesak,
Bahkan air matanya sudah jatuh membasahi wajahnya.Bara menutup matanya kuat,dengan ishkan yang masih terdengar.
"Kami kerja buat kamu Bara"
"Bara ayah sama Bunda nggak bisa pulang"
"Maaf kita masih banyak kerjaan"
"ARRRGGGHHH. PERGI!!!"
Ucapan-ucapan yang selalu di lontarkan oleh orang tuanya, memenuhi gendang telinganya. Ia sudah bosan dengan alasan dari mereka."Kamu harus kuat"
"Aku tahu kamu pasti bisa,semangat!"
Bara mulai membuka matanya suara orang tuanya perlahan menghilang, yang terdengar hanya suara lembut dari perinya, gadis yang telah menolongnya.
Tapi beberapa detik kemudian Bara menggeleng.
"Gua nggak sekuat itu, semangat hidup gua juga udah nggak ada, maaf kalo gua nggak nepatin janji gua"Bara masih menatap langit, jika saja kehidupannya seindah bintang di langit, walaupun gelap,setidaknya ada cahaya yang bersinar menerangi hidupnya. Cahaya yang menantunya untuk tidak melangkah ke arah yang salah.
"Kamu pasti kuat kok aku percaya sama kamu"
Ucap seorang gadis yang menatap Bara dari bawah jembatan. Gadis cantik yang menenteng kantong plastik itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
ALDEBARA [END]
Teen FictionFOLLOW DULU SEBELUM BACA 15+ MENGANDUNG KATA KASAR DAN AKSI KEKERASAN Ini cerita pertama aku mohon di maklumi jika ada kata yang salah. dan mohon dukungannya agar aku bisah menulis dengan lebih baik lagi _disaat kehadiranmu tidak aku sadari_ ALDEB...