49.

104 6 4
                                        

Blarrrr

Sorot lampu menyilaukan kembali pandangannya, hampir 1 jam lamanya ia berlari terseok-seok karena luka tembak di kaki nya, Jang Chansuk , sebagai mantan kepala bagian Humas di kementerian keuangan seharusnya dia sudah pensiun dengan damai menikmati hari tuanya, namun tidak pada kenyataan,

Dosa masa lalu yang bertahun tahun ia pendam dan dendam ke dua belas orang yang begitu mendidih membuat janji Jang Chansuk untuk hadir di ulangtahun cucu laki-laki pertamanya gagal,

Flashback

"Tentu saja sayang aku akan datang dengan kado yang paling mahal, haraboji sudah berada di mall, apapun untuk cucuku, sampai jumpa sayang "

bruk

"Maaf aku tidak melihat anda, anda baik baik saja?" ucap seorang gadis dengan postur tubuh mungil dan senyum yang begitu cerah,

"Tidak apa nak"

"Ah syukurlah, apa yang anda lakukan di store mainan seperti ini, apa sedang mencari sesuatu untuk cucu?"

"Benar sekali nak, cucuku sedang ulang tahun, aku kesini untuk membeli hadiah"

"Kebetulan sekali, saya kesini juga sedang mencari mainan untuk adik saya, itu dia sedang bermain di sana, sebagai permintaan maaf bagaimana jika saya memberi saran beberapa mainan yang ada disini"

"Kau baik sekali, terimakasih kebetulan cucuku seumuran dengan adikmu"

"Sen, ayo temani kakek ini membeli mainan untuk cucunya, kita bantu kakek ini memilih mainan oke?"

"Oke,, aunty Rimy"

Mereka bertiga berjalan memutari beberapa rak yang menjulang tinggi, beberapa koleksi mainan dari yang terkecil sampai terbesar ada disana,

"kakek ini mobil listrik, aku punya satu , Papa yang membelikan tadi punyaku warna hijau?" Ucapnya menunjuk satu buah Jeep listrik dengan warna merah,

"Tadi? Kau kesini juga bersama papamu ya?"

"Tentu saja, Daddy dan Mami , Queen juga ada" ucapnya jujur dan tentunya membuat pria paruh baya itu mengerutkan kening begitu tajam,

"Maaf, dia broken home" ada gurat penyesalan yang samar dari wajahnya kini ,

"Baiklah aku akan mengambil mobil listrik ini satu , yang warna merah sesuai pilihan mu anak manis"

"Kakek, ini adalah mainan pilihan ku sendiri, nama mainan ini adalah detektif Conan, percaya atau tidak, mainan ini bisa mengetahui kejujuran kita, kakek mau coba?" Tunjuk gadis muda dengan wajah penuh semangat, sebuah mainan mirip action figure detektif Conan namun dengan beberapa fitur seperti robot yang sangat unik dan terlihat mahal,

"Baiklah, bgini cara mainnya, letakkan jari anda di tangan detektif Conan, aku akan memberikan pertanyaan untuk anda, ingat ya detektif Conan tidak bisa dibohongi" tawa kecil Jang Chansuk terdengar, ia menuruti perintah gadis muda di hadapannya ini,

"Apakah Anda suka apel?" Sesi pertama dimulai

"Tidak terlalu, aku lebih suka peach" jawab " jawabnya, melihat tak ada reaksi apapun dari mainan di depannya sudah pasti jawaban dari Jang Chansuk adalah jujur,

"Baiklah, pertanyaan kedua, siapa wanita paling cantik di dunia ini" lagi dan lagi tawa Jang Chansuk menguar interaksi mereka sangat baik, layaknya keluarga, Chansuk seperti berhadapan dengan cucu-cucu nya sendiri,

𝙽𝙸𝙽𝙴 𝚂𝙴𝚇𝚈 𝙳𝙰𝙽𝙶𝙴𝚁𝙾𝚄𝚂 𝙱𝙻𝙰𝙲𝙺𝚅𝙴𝙻𝚅𝙴𝚃Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang