🧸🐱
" Apa yang kau cari. ? " Jennie bertanya. Memperhatikan Lisa yang sedari tadi berjalan kesana kemari. Membuka laci dan tempat-tempat lain di apartemen miliknya.
Lisa menoleh, menatap Jennie dengan tatapan frustasi. Bagaimana tidak, sedari tadi ia mencari ponselnya. Namun tak kunjung di temukan.
" Ponselku. Aku lupa menyimpannya. " Lisa kembali mencari benda persegi itu. Seingatnya, setelah ia selesai bermain game, ponselnya ia letakkan di atas sofa. Namun, setelah ia cari kemanapun tidak ada.
Jennie terkejut ketika Lisa tiba-tiba mendorongnya sedikit keras untuk menyingkir dari sofa yang ia duduki saat ini.
" Ya! Kau kasar sekali. " Jennie berujar kesal saat ia hampir terjatuh. Untungnya ia bisa menahannya.
Lisa mendelik tajam. Membalik-balikan bantal sofa yang semula Jennie peluk untuk mencari ponselnya. " Kau tak membantuku sama sekali. "
Sedari tadi Jennie hanya diam saja ketika Lisa kebingungan. Membuat Lisa kesal melihatnya.
Menghela nafas kasar melihat benda persegi milik Lisa berada si saku belakang celana Jeans yang gadis itu pakai. Jennie meraih ponselnya yang ada di atas meja, kemudian menghubungi nomor Lisa.
Drtt drttt
Merasa bokongnya sedikit bergetar. Lisa mengulum bibir ketika merasakan benda yang ia cari sedari tadi ternyata di saku celananya.
Ia menatap Jennie yang terlihat kesal. Mengambil ponsel seraya menampilkan deretan gigi putihnya karna merasa malu dengan tingkahnya sendiri.
" Silahkan duduk kembali.. " Lisa menuntun Jennie dengan lembut untuk duduk kembali di sofanya. Gadis itu malu." Terimakasih telah membantuku. "
Jennie memutar bola matanya malas. Gadis berponi itu ternyata sangat menyebalkan.
Pagi ini Jennie kembali datangi apartemen Lisa di saat hari libur. Namun, tidak dengan membawa sarapan. Karna ia memang berniat membuatnya disana.
" Apa Chaeyoung sudah pulang. ? " Tanya Jennie, menatap Lisa yang kini sudah duduk menghadapnya.
Lisa mengangguk saja, fokusnya tertuju pada ponsel. Melihat-lihat sosial media.
Memang dua hari yang lalu saudara kembar Lisa sudah pulang dari rumah sakit setelah satu minggu lebih di rawat. Dan Lisa belum sempat menjenguknya lagi.
" Itu artinya nanti hari senin Chaeyoung sudah bisa bersekolah. ?"
Lisa diam tak menanggapi ucapan Jennie. Matanya terus fokus pada layar ponsel, jarinya begitu lincah menggulir layar.
" Lisa.."
" Kau memposting fotomu dengan Mino. ?" Lisa balik bertanya, tak mengalihkan pandangannya dari layar ponsel. Hatinya terasa panas ketika melihat Jennie memposting foto bersama Mino ketika mereka pergi ke pameran.
Jennie mengerutkan keningnya. Sebenarnya apa yang di lihat Lisa sampai gadis itu tak fokus padanya kali ini. Ia mendekati gadis berponi itu, mengintip apa yang Lisa lihat.
" Ahh.. Mino yang meminta ku. " Jennie manggut-manggut ketika tahu apa yang di lihat Lisa saat ini.
" Tunggu.." Lisa kembali fokus pada ponselnya ketika menemukan foto baru yang Jennie posting. " Kau pergi keluar tadi malam bersamanya. ? "
KAMU SEDANG MEMBACA
LISA ( Jenlisa )
FanficKetika menjadi seorang yang berbeda dengan yang sebenarnya. Sulit sekali. Hanya saja, waktu mengajarkan untuk menjadi terbiasa.
