Aku menghindari Killian lagi sejak malam itu, kira-kira hampir dua minggu lamanya. Kami persis dua orang kenalan biasa yang menempati asrama kampus yang sama. Kami bicara hanya jika ada sesuatu yang benar-benar perlu didiskusikan, seperti aturan tempat tinggal.
Pertama, aku mengingat jelas hal memalukan apa yang kukatakan padanya saat bir mengambil alih sebagian kesadaranku, begitu juga dengan reaksinya yang tidak bisa kubilang bagus. Kedua, demi mendapatkan cuti panjang, Killian harus menyelesaikan lebih dulu beberapa pekerjaannya. Mungkin karena alasan itulah Killian tidak menyadari kalau aku membatasi komunikasi dengannya. Selain itu, aku juga cukup sibuk dengan menjahit sampel dari hasil rancanganku sebelum diproduksi dalam jumlah besar. Kerja sama dengan Soppaholik membuatku sangat berdebar.
Namun, cukup sampai kemarin saja aku menghindarinya. Hari ini kami harus bicara. Tiga hari lagi kami pulang, tidak mungkin jika dengan tangan kosong.
Demi bisa menyempatkan waktu untuk bicara, aku bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan. Killian berangkat pagi sekali dan pulangnya bisa lebih lambat dariku, atau lebih awal dan mendekam di ruang kerjanya. Kami benar-benar tidak mengganggu satu sama lain. Ini menyebalkan, di mana dulu kami bisa berdiskusi kapan saja tanpa harus mempertimbangkan apakah dia sedang sibuk atau tidak, sekarang justru digeluti oleh rasa tidak nyaman.
"Kau sudah rapi." Killian tiba di dapur dengan tangan yang sibuk melilitkan dasi di kerah kemejanya. Sebelumnya aku sempat ke kamarnya dan memberi tahu kalau ingin bicara. Dia segera bangun dan bergegas mandi.
"Sarapan dulu." Aku mendorong semangkuk sereal lebih dekat ke badannya. Namun, dia tidak segera menyantapnya karena masih sibuk.
Killian tidak punya masalah dalam memakai dasi, bahkan hasil ikatannya jauh lebih rapi dariku, tetapi untuk yang pertama kali aku ingin melakukannya. Tidak ada alasan khusus, aku hanya ingin melakukan peran sebagai istrinya dengan benar. Setidaknya waktu-waktu kebersamaan kami terasa lebih berkualitas. Satu lagi muncul keinginan yang konyol di saat seharusnya aku memikirkan cara untuk jatuh cinta dengan orang lain.
"Apa dasiku tidak rapi?"
Mataku buru-buru naik kembali ke wajahnya, agak kikuk setelah dia menyadari aku terlalu lama memperhatikan pergerakan tangannya pada dasi.
"Tidak. Aku hanya ingin tahu bagaimana caramu mengikat dasi."
Dia memicing dan aku tahu dari wajahnya kalau aku baru saja mengatakan sesuatu yang sangat tidak masuk akal. Killian tidak menerima alasan itu. "Kau tahu aku selalu mengikatnya seperti ini. Tidak pernah ada cara lain."
Aku tersenyum dengan sendok terjepit di antara mulut karena baru saja menyuap sereal. "Ya, aku tahu."
Kami menikmati sarapan dalam hening. Meski ada banyak yang bisa dibicarakan, tetapi aku cukup tahu jika saat ini bukan waktu yang tepat untuk bisa menerima cerita satu sama lain. Terlebih lagi Killian juga sambil mengerjakan sesuatu pada ponsel yang aku tidak sadar dia membawanya.
"Jadi, kau mau bicara apa?" Mangkuk yang sudah kosong itu didorongnya agak ke tengah meja dan menyusul menenggak air putih dari gelas yang sudah kusiapkan sebelumnya. "Terkesan seperti ada sesuatu yang serius."
"Sebenarnya tidak begitu serius." Aku mengatakan itu sembari menghindari tatapan matanya. "Tapi kupikir kita perlu menyiapkan sesuatu untuk kepulangan kita?"
"Menyiapkan sesuatu seperti apa?"
Aku merasa lega ketika dia meletakkan ponsel ke atas meja dan memperhatikanku dengan benar kali ini. Kedua alisnya nyaris bertaut dan itu membuktikan bahwa dia sedang fokus dengan pembicaraan kami. Detik berikutnya dia bersandar pada kursi dan bersedekap. Kemejanya jadi menempel pada tubuhnya makin erat karena kontraksi otot-otot lengannya. Damn. Aku bahkan memperhatikan sampai sedetail itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Catching Feelings [✔]
Romance#MarriageSeries Pernikahan menjadi dambaan setiap orang, Ana tahu itu. Namun, sebagai seorang wanita karier yang memiliki target pencapaian dalam hidupnya, Ana tidak bisa memenuhi keinginan orangtuanya untuk segera menikah. Sayangnya, takdir sedang...
![Catching Feelings [✔]](https://img.wattpad.com/cover/279418696-64-k168350.jpg)