35.

2.4K 124 2
                                        

*
*
*






"Kookie, sini biar mama yang gendong Jaemin, berat kalo udah tidur" bujuk mama yang melihat Jungkook memang kelelahan.

Tanpa pikir panjang Jungkook langsung memberikan Jaemin kepada ibunya, kemudian masuk kedalam rumah tanpa sepatah kata pun.

Sejak dari acara pernikahan Mingyu, Jungkook tidak berbicara lagi, ia hanya bicara pada Jaemin jika ia merengek itupun hanya dijawab dengan anggukan, atau senyuman.

"calon menantu papa emang hebat, bisa benerin mobil untung matinya disini kan, hahah" papa Jeon memberikan acungan Jempol untuk Jaehyun.

"bisa aja"

"tenang nak, papa tau kamu ragu sama Jungkook karena kamu bawa anak kan?"

"apaan om, aku gak mau bahas itu, aku mau nunggu Jungkook siap"

"lagian nikah sama sepupu juga gapapa kan nak, kamu gak keberatan?" papa Jeon memberi senyum harapan pada Jaehyun yang terlihat patah semangat.

"makasih om, saya bakal coba usaha" Jaehyun memberi senyuman manis pada papa Jeon.

"yang lain udah masuk, ayo masuk kita istirahat"

*
*
*


Klek,

Pintu kamar Jungkook kunci, ia kemudian berjalan lesu ke ranjangnya, kemudian bersandar di sandaran ranjang, memeluk lututnya mencoba menahan rasa sakitnya yang timbul kembali.

"hiks,,,, hikss,,,, hikss" isakan Jungkook di kamar.

Kemudian Jungkook mengeluarkan kenangannya dengan Taehyung, dari mulai sobekan kertas nomor telpon, tanda tangan ditugasnya, lalu poto poto Taehyung yang ia paparazi ia buang ia hapus.

Kemudian ia mencari satu barang yang hilang, yang ia sudah lama cari namun hilang, tapi ia masih resah karena itu adalah barang favoritnya.

"dimana itu?" ucap Jungkook yang terus membuka laci laci kamar.

Tok, tok, tok.

"sayang buka!!" lirih mama Jeon dari luar.

Jungkook yang panik kemudian, pura pura tidur tidak menjawab. Lalu mengusap air matanya yang berlinangan.

"mama tau kamu lagi nangis, mama tau kamu lagi bersihin air mata kamu, kamu jangan bohong, mama ibu kamu, ayo buka" bujuk mama Jeon sambil terus mengetuki pintu.

Jungkook kemudian berjalan dan membuka pintu kamarnya, setelah sosok ibunya muncul di depan matanya.

Jungkook memeluk mama Jeom, mencoba menangis sekuat kuatnya, lalu mama Jeon merangkul putranya tersebut mengusap dan mengelus punggung dan rambutnya.

"mama udah tau semua nak, jangan malu buat nangis, luapin emosi kamu" ucap mama Jeon lembut membuat Jungkook semakin meluapkan emosinya.

"maafin Kookie, maa,, hikss, Kookie, hikss, udah bohong sama mama"

Mama Jeon mengusapi air mata Jungkook, dan mengelus surai imut bayi besar tersebut.

Kemudian mereka berdua duduk di kasur lalu berhenti sejenak karena Jungkook masih terisak dan belum tenang.

Setelah tenang, mama Jeon tersenyum pada putranya tersebut, lalu mengelus surai puteranya.

"sebelumnya mama mau nanya sama kamu nak" ucap mama Jeon.

"mama nemuin ini di kolong kasurmu saat kamu pergi ke Paris"

Mama Jeon mengeluarkan poto Taehyung bersama Jungkook saat berada di pantai dekat Daegu.

"ma~"

"mama tau semua, kamu pasti kaget kan saat dosen Kim berpuisi begitu?"

"karena dia liat kamu gendong Jaemin, dia pasti nganggep kamu udah berkeluarga, padahal itu hanya kesalahpahaman"

"ma, apa aku berhak buat dapetin dia?" ucap Jungkook dengan mata berbinarnya.

"umm, yes kamu boleh" jawab mama Jeon.

"tapi apa kamu mau mencobanya kembali, setelah kamu gagal mendapatkannya?"

"maksud mama?"

"kenapa kamu mau membuang kesempatan,demi kesakitan?" lirih mama Jeon.

"maksud mama gimana, aku masih gafaham?" jelas Jungkook.

"kamu mau melepas Jaehyun, untuk orang sulit kamu gapai?"

"kamu mau meninggalkan Jaemin yang menyayangimu bagaikan ibunya sendiri?"

"kamu yakin Kookie?" tanya mama Jeon.

Jungkook mematung sejenak, ia tau jika tanpa Jaehyun ia tak mungkin meninggalkan Jaemin yang masih kecil, bahkan yang menganggapnya layaknya ibunya.

"mama cuman mastiin aja, jika kamu ingin madu maka kamu harus mencoba sengatan lebah" jelas mama Jeon.

"pikirkan lagi Kookie, jika kamu memilih Jaehyun meskipun kamu merasakan pahit karena tidak mencintainya, tapi kebahagiaan akan datang ketika kamj telah bersama walau sengatan itu bertubi tubi"

"dan jika kamu memilih Taehyung, apa kamu akan bahagia dengan cepat, apa Taehyung akan menerimamu setelah kesalahfahaman ini?"

"mama gaakan maksa kamu buat pilih Jaehyun"

Mama Jeon bangkit kemudian mengelus surai Jungkook, sekaligus mencium keningnya.

"itu terserah kamu sayang, choose one from two"

🐰🐰🐰
















*
*
*





















Guyss maaf aku updatenya malam mulu, soalnya sibuk banget kerja.
















Borahae......

TBC....

My LectureTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang