*
*
*
Jaehyun menatap sendu Jungkook yang sedang menimang Jaehyun dan mengecup dahi putra semata wayangnya tersebut dengan penuh kasih sayang.
"kasian Jungkook, sana ambil Jaemin" pinta Sehun sambil mengambil paper bag yang Jaehyun bawa.
Jaehyun mengangguk dan menghampiri Jungkook yang terlihat kelelahan.
"hei" bisik Jaehyun dari belakang.
Jungkook menoleh lalu tersenyum, dan memperlihatkan Jaemin yang sudah tertidur pulas di pangkuannya.
"sini biar aku gendong, pasti berat banget" Jaehyun mengambil Jaemin yang sudah tertidur.
Kemudian Jaehyun membawa Jaemin ke kamarnya, diikuti Jungkook dari belakang.
"nih, pasti capek kan?" Jaehyun memberi segelas air putih untuk Jungkook.
Jungkook pun mengambilnya dan meneguk air itu, sambil sesekali menatap sendu Jaemin yang begitu pulas.
Kedua pria itu kemudian keluar menutup pintu kamar Jaemin, dan keduanya pergi ke halaman belakang tempat Jungkook menyendiri.
Keduanya duduk di bangku taman, menghadap ke arah bulan purnama yang menyinari malam mereka.
"Jae, aku mau minta sesuatu sama kamu"
"hum, bicara aja"
Jungkook menghela nafasnya jengah, lalu menatap wajah Jaehyun yang terlihat senyuman tulus nan bahagianya.
"Jae, pernikahan kita tinggal 3 hari lagi kan?" Jaehyun mengangguk pelan.
"Jae, gue mau selama tiga hari ini gue manfaatin buat lepas masa lajang gue"
"but, only me, sure?"
Jaehyun tersenyum manis lalu merangkul Jungkook ke dalam dekapannya.
"Kook, apa sih yang enggak buat kamu?"
"really?"
"make your dream come true"
Jungkook menatap senyuman Jaehyun, merasa bersalah terhadap tingkahnya ini, merasakan bahwa sangat buruk jika dirinya menolak Jaehyun yang setulus ini.
"Kook, aku juga boleh kan minta sesuatu ke kamu?"
"humm, apa permintaan kamu?"
"satu, aku mau kamu anggap Jaemin kayak anak kamu sendiri, meskipun takdir nanti ngasih kita momongan, kamu bisa sayang sama Jaemin kayak ke anak yang kamu kandung sendiri"
"dan yang kedua, aku mau kata Chagiya hanya kamu katain buat aku disaat kita menikah nanti, aku mau itu"
"heum, aku turutin kemauan kamu"
*
*
*
Jimin dan Yoongi sudah pulang dari villa Taehyung di Daegu.
"hati hati yah, bilangin ke dekan gue masih ada urusan"
"gaji lo buat gue, karena gue suka nyelangin lo" ucap Yoongi.
"hyung, aku pulang yah, jaga diri baik baik"
"heum, hyung baik baik aja kalo disini"
"uncle, Yoonji pulang yahhh, uncle jaga diri baik baik"
"heum, uncle bakal jaga diri baik baik, kamu juga jangan lupa jangan suka makan permen yah" ucap Taehyung sambil mencubit hidung bangir Yoonji.
"iya uncle"
"jangan lupa, susu rasa pandan" rayu Taehyung pada Yoonji.
"hyung, jangan diingetin dia!!" pekik Jimin sambil mencubit pantat Taehyung.
"iya iya, sana pulang hati hati"
Setelah Jimin sekeluarga pergi, Taehyung berbaring menikmati angin sore pantai yang begitu sepoi. Ombak laut yang menyembur karang karang membuat suasana sepi Taehyung tidak terlalu hampa.
Taehyung pun masuk ke kamar villanya, kemudian mengambil beberapa cemilan yang ia simpan di kulkas.
Namun tak lama suara bel villa berbunyi, lalu Taehyung bergegas merapikan villanya meski hanya menyembunyikan sampah sampah snack di kolong sofa.
"selamat datang di villa Tae—"
🐰🐰🐰
Borahae......
TBC........
KAMU SEDANG MEMBACA
My Lecture
Fanfichanya kisah perjuangan Jeon kecil untuk mendapatkan hati dosennya. JANGAN SALAH LAPAK TAEKOOK!! NOT FOR HOMOPHOBIC
