Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
12.450 suka
Kimv_ shade....
Jungkookie. My future Husband, don't see him.
* * *
Kantin kampus cukup ramai, biasanya Jungkook suka makan di kafe terdekat dan mentraktir Jimin agar mau ikut dengannya.
Namun karena berita Taehyung suka makan makanan kantin, apalagi ramyeon.
"Kook, liat siapa tuh!" tunjuk Jimin menggunakan anggukan pada Jungkook.
Pria itu menoleh kearah anggukan Jimin. Begitu speechlesnya Jungkook ketika wanita kampus menjerit jerit karena Taehyung dan dosen barunya Yoongi berjalan bersama.
"mereka cocok nggak Kook?" kata Jimin yang ngomporin Jungkook.
"enggak lah pak, tapi hehe makasih saya seneng bam pake nget"
"yaudah sana pilih makanan" lirih Taehyung.
Jungkook langsung memesan 2 ramyeon untuknya dan untuk Taehyung.
Yoongi yang ada dibelakang hanya tersenyum dan sesekali menggelengkan kepalanya karena tingkah Jungkook.
Setelah memesan Jungkook mengajak kedua dosennya tersebut ke tempat duduknya dengan Jimin.
"pak Yoongi duduk sama Jimin" ucap Jungkook lalu duduk di depan Jimin. "bapak sama saya"
Taehyung menghela nafasnya, lalu duduk disamping siswa nakalnya tersebut.
"Jim, lo nggapapa kan gue duduk ama pak Taehyung?"
"hak lo, gue sama siapa aja boleh" balas Jimin sambil sesekali menatap wajah bening Yoongi.
"pak mau disuapin, aku males makan"
Taehyung tersedak ramyeon hingga ia tak henti batuk, lalu Yoongi memberinya air.
Taehyung meneguk air itu dengan lahap hingga rasa sakit di tenggorokannya hilang.
"ayo Yoon, gue ada kelas" ucap Taehyung tanpa melirik Jungkook.
"lo sih kebanyakan tingkah" beo Jimin pada temannya tersebut yang menunduk malu sambil sesekali menatap Taehyung.
* * *
Kali ini langkah Jungkook menuju ke ruangan dosennya sedikit lemah, mengenai kejadian siang tadi.
Sesampainya di depan pintu ruangan dosennya tersebut, Jungkook menarik nafas lalu menghela nafasnya lega. Mencoba menenangkan dirinya lalu mengetuk pintu itu.
"sore pak" sahut Jungkook sambil membuka pintu perlahan.
"ada apa Jungkook?" tanya Taehyung sambil melihat Jungkook yang tidak seperti biasanya.
"saya mau minta maaf soal tadi siang"
"kamu bikin salah apa? Bukannya nilai kamu udah A?"
"ihh bapak, kalo marah keliatan banget ekspresinya" Jungkook mempoutkan bibirnya.
Jungkook langsung terdiam, mencerna ucapan dosen kesayangannya tersebut.
"yah, itu urusan bapak" balas Jungkook sambil menahan rasa sakitnya tersebut.
"terus kamu?"
"saya nunggu bapak putus baru pacaran sama bapak"
"gimana kalo saya nikah?" pekik Taehyung.
Sedikit menyayat hati Jungkook namun Jungkook masih bertahan mendengar pertanyaan Taehyung.
"saya akan tunggu bapak, karena jika kita bukan jodoh saya bisa lupain bapak, gausah bapak tekenin gini" lirih pria Jeon itu sambil menahan air mata yang sudah hampir jatuh.
Lalu Jungkook pergi dari ruangan Taehyung sambil bergumam di hatinya. "bapak kira saya bakal goyah?"