38.

2.1K 128 5
                                        

*
*
*











"appa, mau gula kapas itu appa!!" rengek Jaemin sambil menunjuk nunjuk ke arah permen kapas.

"jangan sayang, nanti kamu sakit gi—"

"gamau, Jaemin cuman mau itu, Jaemin janji bakal sikat gigi 3 kali sehari sekarang" rengekan Jaemin makin kencang, membuat Jungkook yang menggendongnya gemas, ketika melihat tingkahnya.

Sementara Jaehyun yang begitu kacau, karena Jaemin sudah mulai merengek.

"arghh, yasudah appa belikan"

"yeey, beli dua appa!"

"dua?"

"appa Jungkookie satu" Jungkook tersenyum lebar lalu mencium pipi gembul Jaemin.

"makasih yah sayang"

*
*
*

Taehyung sudah benci sebenarnya dengan posisinya sekarang,mengapa wanita sihir ini terus menempel padanya.

"udah beli bingkai kan?" jelas Taehyung sambil melepaskan gandengan tangan Sana.

"umm udah, tapi aku lapar Tae,boleh kan sayang?"

"yaudah, kita makan dimana?" ucap Taehyung dengan wajah malas.

"kamu ikhlas gak sih Tae?"

"liat aja muka gue!" pekik Taehyung.

"aku mau dimsum!!"

"yaudah, tapi stop pegang pegang gue!!"

Sana tersenyum kemudian berjalan kebih dulu sambil mencari tempat makan.

Deg.

Langkah Taehyung seketika terhenti ketika sampai di restoran dimsum, dan melihat Jungkook bersama pria yang ia lihat sebelumnya beserta anak kecil yang Jungkook gendong, kini berjalan ke restoran dimsum.

"San, gue gamau makan dimsum!!" pekik Taehyung sambil menarik tangan Sana.

"ahahaha, kamu bercanda?"

"nggak San, gue gak bercanda" jelas Taehyung sambil sesekali melihat Jungkook yang semakin mendekat.

"nggak, kalo kamu gamau ikutin aku, aku lapor bunda"

"lo gausah ngancam!!"

"kamu bentak gue lagi?"

"sorry San, tapi gue—"

Sana menatap ke arah belakang Taehyung, ternyata poto di ruangan dosen Taehyung benar benar ada bahkan Sana menyangka mereka berkeluarga.

"ehh, pak Taehyung" ucap Jungkook sambil tersenyum.

"halo uncle!!" lambai Jaemin pada Taehyung.

"h-hai Koo, lama nggak jumpa" balas Taehyung kaku.

"Sana" ucap Sana sambil memberikan salam tangan kepada Jungkook lalu Jungkook mengenalkan dirinya.

Sakit rasanya, keduanya merasa sakit sisi Taehyung, ia merasa sesak ketika menerima kenyataan bahwa Jungkook bersama anaknya, disisi lain Jungkook berpikir bahwa Taehyung telah melupakannya.

"Kook, ini siapa?"

"umm, dia Jaehyun calon suami aku"

Deg.

Sakit rasanya, Taehyung mulai mengatur nafasnya, dirasa dadanya begitu sesak dan gerah ketika menyadari bahwa Jungkook benar benar melupakannya.

"ini Jaemin keponakan saya pak, dia anak Jaehyun, saya harap bapak juga bertemu kebahagiaan bapak"

"uncle sama auntie bahagia yah" dukung Jaemin sambil membungkuk pada Taehyung.

"Koo~"

"pak, saya masuk dulu yah, kasian Jaemin lapar"

"ayo appa"

Jungkook pun melewati Taehyung diikuti Jaehyun dari belakang, hingga Taehyung sudah tak melihat tubuh Jungkook ketika mereka telah naik ke lantai 2 restoran.

"ayo San, saya gamau lama lama disini!!" ujar Taehyung dengan suara seraknya.

"what's problem?"

"nggak San, ayo makan"


"heum, timpal balik buat lo, lo gatau kan bagaimana berada di posisi Jungkook, dan sekarang giliran lo yang ngerasain Tae, giliran lo yang ngejar"

"ngejar?"

"heum, karena mungkin bisa jadi dia saudara Jungkook, teman, atau anak kecil yang lo maksud itu keponakan atau apalah, ini kesempatan buat lo"

Kata kata Yoongi saat di rooftop begitu terngiang ngiang, lalu Tqehyung berusaha bangkit dan mengeluarkan kembali jiwa effortnya, mencoba menjadi Jungkook yang mengejarnya dan menjadikan ini sebagai tebusan atas penolakan Taehyung pada Jungkook dahulu.

"Kesempatan buat gue ngejar" batin Taehyung.



🐰🐰🐰























Makin sepi yahhh.....







Pantengin terus My Lecture!!












Borahae....

TBC....

My LectureTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang