Area kantin yang semula bising mendadak hening saat Hyunsuk cs menampakkan diri.
''Kan, gue bilang juga apa, istirahat pertama pasti penuh!'' kata Jaehyuk.
''Iya loh, bener-bener nggak ada meja kosong. Apa kita balik aja ya?'' kata Lisa.
''Punya power nggak dipake buat apa?'' balas Hyunsuk. Dia lanjut berjalan menuju salah satu meja yang ada di tengah dan dengan gampangnya mengusir enam orang siswi yang lebih dulu menenpati meja tersebut.
''Minggir, gue mau duduk di sini!''
Tidak membantah sama sekali, enam siswi itu langsung pergi.
''Apa lu liat-liat, makan ya makan aja!'' teriak Hyunsuk pada seisi kantin. Dan dengan demikian seluruh kepala kompak menunduk.
''Bu, saya pesen mie goreng pedes satu sama jus apel satu ya!'' teriak Jaehyuk pada ibu kantin.
''Sekalian,'' timpal Hyunsuk dan Jeongwoo bersamaan.
''Tambah dua, Bu!'' teriak Jaehyuk, lagi. Kali ini lebih keras dari sebelumnya.
''Nih anak nggak ada sopan-sopannya, astaga. Itu Ibu kantin lebih tua dari lu. Apa susahnya, sih, nyamperin ke sana terus pesen baik-baik?'' protes Lisa. ''Rose, kasih contoh!''
Rose terperanjat. ''Kok, jadi gue?''
''Hihi, kan, lu cantik. Sekalian pesenin gue burger sama cola ya!'' lanjut Lisa.
''Dimsum kayaknya enak deh!'' timpal Jennie.
Rose mendengus. Dia terpaksa meninggalkan tempat duduknya. Terkadang dua sahabat ini lebih anjing daripada anjing itu sendiri.
Beberapa saat kemudian, ibu kantin datang membawa tiga piring mie goreng pedas dan tiga gelas jus apel, disusul Rose yang datang dengan satu nampan berisi tiga jenis makanan dan minuman berbeda.
''Thanks, Rose!'' kata Jennie.
''Uh, sahabat gue emang the best!'' puji Lisa.
''Awas lu berdua!'' sinis Rose disambut tawa kecil Lisa dan Jennie.
Mereka berenam mulai melahap makanan masing-masing.
''Tar malem kumpul di rumah Hyunsuk yuk, gue traktir pizza deh!'' celetuk Jaehyuk.
''Pizza doang?'' sahut Lisa.
''Plus ayam goreng dan cemilan lainnya. Khusus lu, free antar jemput!''
''Deal.''
''Kalo lu dijemput Jaehyuk, terus siapa yang jemput gue?'' rengek Rose.
''Kan, ada Jeong-''
''Ogah,'' potong Jeongwoo, cepat. Bibir Lisa langsung mengatup.
Hening.
Jennie melahap satu butir dimsum utuh yang sebelumnya sudah dicelupkan pada saus hingga mulutnya penuh dan pipinya mengembung.
Diam-diam Jeongwoo memperhatikan. Gadis di depannya ini sungguh menggemaskan. Makan saja bisa selucu itu, apalagi kalau yang lain?
Jeongwoo meletakkan sumpitnya dan menarik dua lembar tisu kemudian mengulurkan pada Jennie. ''Bibir lu belepotan!''
Hyunsuk yang duduk tepat di sebelah kiri Jennie merasa terusik. Sekilas, dia menatap tajam Jeongwoo kemudian menoleh pada Jennie. ''Sini biar gue bersihin!''
Refleks, Jennie menengok ke arah Hyunsuk.
Benar, ada sedikit saus yang menempel di sudut bibir Jennie.
KAMU SEDANG MEMBACA
YOUNGBLOOD
FanfictionIni adalah cerita remaja tentang bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari yang tak lepas dari cinta, persahabatan, pertarungan, dan kenakalan. Treasure x Blackpink ⚠️ Murni imajinasi ⚠️ Tidak bermaksud merendahkan pihak mana pun Luv, matcha_...
