35

16.6K 1.3K 102
                                        

Vote + Comment 😡🫵🏻

Vote + Comment 😡🫵🏻

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Aku sudah lama tidak bertemu Omega gendut itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Aku sudah lama tidak bertemu Omega gendut itu." Gumam Jion pada dirinya sendiri.

"Kau akan menemuinya?" Sahut Shan dengan dirinya yang tengah merapikan surainya.

Jion mendengus malas, "Apa hobimu menguping?"

"Bahkan aku bisa mendengar suara hatimu."

Dan kali ini Jiom memutar bola matanya. "Karena kau sudah mendengarkannya, antarkan aku padanya." Titahnya diujung.

Shan melangkah mendekat pada Jion yang masih rebah di ranjang, Ia merendahkan wajahnya tepat diwajah pasangannya itu. "Bayar dimuka."

Manik mereka beradu, Jion membalas berani netra legam itu. "Kurasa," Ucapnya saat wajah mereka masih berdekatan, kedua tangannya memegang pinggang pria tegap itu.

"Bagaimana kalau aku memasuki dirimu? Milikku besar, kau pasti akan puas, Shan." Lanjutnya kemudian dengan senyum percaya dirinya yang menyerupai seringaian.

Ingin beradu besar, huh? Atau ingin beradu dominan?

Sudut bibir Shan terangkat, ia beranjak dari posisinya menjadi mengukung Jion. Mengambil tangan lancang yang memegang pinggangnya. Ia tahan kedua tangan itu diatas kepala empu sendiri, wajahnya semakin mendekat hingga hidung tinggi mereka saling menyapa.

Tangan yang lain ia masukkan kedalam mulut Jion disaat pria itu hendak protes. Rongga lembab itu ia sumpal dengan dua jemrinya.

"Awhsah!" Protes Jion tersumpal.

"Katakan sekali lagi?"

"Heughs!" Shan memperdalam jemarinya hingga membuat pria kecil itu mual.

"Bahkan milikku tak kan muat dimulutmu ini, Alpha. Yang bisa memuaskanku hanya lubangmu dibawah sini." Lutut yang memang sudah ada di antara paha Jion, ia menggesekan lututnya itu pada sesuatu yang berada di antara selangkangannya.

"Heug! Hngh! Hsghan!" Kaki Jion bergerak ribut, adik kecilnya diberi perlakuan tak manusiawi oleh pria diatasnya. Kepemilikannya diberi gesekan yang kuat, yang justru membuatnya sakit sedikit nikmat.

OmegamdeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang