40

15.1K 1.1K 149
                                        

Vote + Comment 😡🫵🏻

Vote + Comment 😡🫵🏻

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Saat ini Jion tengah duduk disofa sambil memandangi perutnya, ia menunggu hal yang seperti tempo hari terjadi lagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Saat ini Jion tengah duduk disofa sambil memandangi perutnya, ia menunggu hal yang seperti tempo hari terjadi lagi. Jemari memutar di atas permukaan kulit perut embulnya itu, tak lama bibir merucut. "Ayolah, berikan aku reaksi." Rajuknya tertuju pada dua calon bayi didalam perutnya.

Kemudian ia menusuk kecil pada perutnya, "Kalian tak mendengarkanku, huh? Seperti Shan saja." Celotehnya kemudian.

Jion mengadahkan kepalanya merasa bosan si calon bayi tak kunjung memberikan pegerakan yang nyata. Tanpa sadar ia memikirkan kehidupannya, ia yang terlahir sebagai Alpha dan kini ia malah kegirangan pada kandungannya. Harusnya ia membuat seorang Omega yang mengandung, dan kegirangan dengan kandungan Omeganya itu. Semuanya berlalu begitu saja, hingga statusnya yang seorang Alpha diubah menjadi pihak bawah oleh seorang Enigma.

"Ji, aku mau membicarakan sesuatu."

Jion menoleh pada asal suara itu, kemudian ia berdecih di dalam benaknya. 'Cih! Itu dia orangnya'

"Kebetulan aku juga." Sahutnya pada Shan yang sudah membawakan makan siang.

Jion menerima dengan senang hati sepiring makanan yang diberikan, jika diperhatikan sepertinya si kecil itu sudah tak trust issue lagi pada Enigmanya.

"Apa yang mau kau bicarakan?" Tanya Jion sambil menyesap makanannya, ia memandang Shan yang hanya duduk disisinya.

"Kau dulu saja."

"Baiklah," Jion menelan makanannya dulu, lalu ia mengambil minum. "Aku ingin membuat Omega mengandung." Ucapnya percaya diri, dan tanpa segan. Seolah tak tau jika itu akan menguji kesabaran Shan.

Satu alis Shan terangkat satu, lalu maniknya memandangi Jion dari atas hingga kebawah. Jika pria itu tak sedang berperut besar, maka ia jamin akan mengembalikan kata-kata Jion pada si empu sendiri, yaitu membuatnya mengandung.

"Berhenti, bermimpi. Kau sedang mengandung saat ini." Shan mencubit pipi Jion dengan sedikit geram sampai si empu menggaduh dan memukul balik lengannya.

OmegamdeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang