36 - Benang sari & putik 🔞

32.2K 1.3K 117
                                        

Vote + Comment😡🫵🏻

Vote + Comment😡🫵🏻

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pria berstatus Enigma itu sebelumnya berkata dirinya akan sering pergi ke kantor

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pria berstatus Enigma itu sebelumnya berkata dirinya akan sering pergi ke kantor. Dan itu benar dilakukannya, sekiranya sudah genap seminggu ia pergi di pagi hari dan pulang di sore hari atau kadang malam hari.

Meninggalkan Jion sendirian dirumah, tentu pria itu akan memberikan sugesti pada Alpha kecil itu untuk tidak kemana-mana.

Dan apa si Alpha kecil menurutinya?

Tentu, tidak. Terkadang ia akan keluar untuk pergi ke minimarket atau jalan di sore hari. Ia tidak ada niat untuk melarikan diri, lagi. Ia sudah menerima sebagian nasib yang terjadi pada dirinya.

Pagi ini, Shan mengulangi hari sebelumnya. Bangung pagi sekali, sedangkan Jion yang masih terlelap. Alasannya menjadi sibuk begini, karena menggantikan Jayyan yang tengah sibuk menjaga Omeganya yang tengah mengandung.

"Jion." Bisiknya pelan. Jemarinya sedikit menyingkirkan anak poni yang menghalangi wajah purna si empu. "Aku pergi. Dan jangan membuat ulah, Alpha."

Jion merengek dalam lelapnya menanggapi Shan. Membuat pria bersurai gelap itu mengembangkan senyum. Lantas ia beranjak seusai memberi pamitannya, namun pergerakannya ditahan. Tangannya yang dicekal membuatnya menoleh pada si pelaku.

"Shan..." rengeknya.

Tiba-tiba saja, Shan mendapati dirinya didekap. Jion memeluk dirinya, dengan wajahnya ia sembunyikan di ceruk leher Enigmanya.

"Jion?" Heran Shan. Ini tak pernah terjadi sebelumnya.

"Shan.. Kemana?" Suaranya terdengar kecil, dengan pucuk hidungnya mendusel.

"Aku ke kantor, Jion. Ada yang kau butuhkan?"

Setelahnya hanya terdengar gumaman tak jelas dari Jion.

"Tidurlah kembali kalau kau masih mengantuk." Shan meletakan Jion kembali pada rebahnya. Terlihat wajah Jion mengerut, tapi Shan abaikan itu, ia menyingkap kembali selimut pada Jion. Dan melesak pergi tanpa sadar Jion yang terlihat menggeliat dari balik selimut.

OmegamdeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang