Tingnongg,,, tingnonggg,,,
" Gavin????? " Salsa terlihat terkejut saat melihat seorang Pria yang kini berdiri tak jauh darinya sembari merentangkan tangan hendak meminta pelukan kerinduan dari Salsa. Namun sebelum Salsa hendak menerjang tubuh Gavin. Tangan Airon sudah melingkar posesiv di pinggang Salsa. Membuat Pria bernama Gavin itu mendecih.
Salsa dan Airon kini tengah memandang seseorang yang tengah berdiri di depan mereka dengan antusias yang berbeda.
Salsa yang terlihat senang dengan kedatangan Gavin tapi tidak dengan Airon, ia terlihat sebaliknya. Ia merasa kesal, terlebih gara-gara pria ini kesenangan bersama istri nya tadi jadi terganggu.
"Ngapain lo disini.. " Ucap Airon sengit pada Gavin dan berhasil membuat ia mendapat cubitan dari Salsa
" Gak suka loe lihat gw di sini? " Tanya Gavin
" Gak.. Balik sono ke rumah Bunda gue ngapain Lo kesini! " ucap Airon kepada sepupu nya dan mantan Salsa juga,,
" Cuma berkunjung doang elahhh.. Mau melepas rindu juga ama mantan... " Gavin cengir kearah Salsa sedangkan Airon memberi tatapan tajam kearah Gavin
" Sal ga mau pelukan kerinduan nih? " Gavin sudah merentangkan kedua tangannya untuk menyambut sebuah pelukan dari Salsa
" Enak aja ga boleh.. Loe ga lihat Salsa udah punya suami, ga boleh asal meluk-meluk laki-laki lain.. " Airon semakin mengeratkan pelukan posessivenya di pinggang Salsa seakan menegaskan hanya miliknya. Gavin memutar matanya jengah.
'Dia tidak berubah juga..' Ucap Gavin dalam hati melihat Airon
" Loe kan Kakak sepupu Gw ya, jadi otomatis Salsa juga lah... Jadi gw bukan cowok lain, apalagi catet gw pernah jadi orang special untuknya.... Iya gak Sal" ucap Gavin
Airon sempat mau menerjang Gavin jika saja suara dari Salsa tetiba menggelegar di ruang depan tepatnya di ruang tamu yang menjadi tempat mereka sekarang membuat kedua laki-laki ini harus menutup telinga mereka.
"Udah??? " teriakk Salsa
"Apanya? " Jawab Gavin maupun Airon bersamaan
"Udah bicaranya... Aku pusing denger ocehan kalian berdua... ini lagi... " Salsa menepis tangan Airon yang melilit pinggangnya membuat Airon mau tak mau melepas lilitannya di pinggang Salsa
"Gavinnnn.... " Setelah Airon melepas lilitan tangannya di pinggang Salsa dengan tiba-tiba Salsa melesat menghampiri Gavin bahkan memeluk tubuh Gavin dengan begitu bebasnya tampa melihat Airon, dan Airon hanya mendecih.
Sedangkan Gavin yang melihat raut wajah kesal Airon hanya tersenyum kecil kearah Airon.
Setelah beberapa menit acara pelukan dari dua orang berbeda gender yang telah lama tidak bertemu.
Salsa melihat Gavin dari atas sampai bawah. Gavin tidak pernah berubah, penampilannya tetap sama.
"Ga pernah berubah ya, tetap sama kaya dulu" ucap Salsa
" Pastilah kan masih muda kayak loe, dari pada dengan orang itu.... " ucap. Gavin
"Siapa maksud loe hah??? " Tiba-tiba Airon jadi nyolot
" Kok nyolot sih... Gue kan ga nyebut nama.." Ucap Gavin
"Tapi loe seperti menunjuk gw secara tidak langsung... "Jawab Airon
"Lah emang loe ngerasa ya? kalau begitu bagus lah... " ucap Gavin lagi
" Ini anak bener-bener ya " Salsa kesal
"Cukup ihhhh..." Ucap Salsa
"Pulang loh sana... ganggu orang aja " Usir Airon
"Lah emang tadi kalian ngapain? " Tanya Gavin dengan polosya
KAMU SEDANG MEMBACA
BENCI JADI BUCIN/Kisah cinta AIRON dan SALSA
Teen FictionMenikah Tanpa Ikatan Cinta Tapi endingnya Bikin Bucin Dan Baper
