PART 85

9.9K 227 5
                                        

Jam 9 malam Salsa baru sampai di rumah karena ia menunggu suaminya yang tak kunjung datang. Akhirnya ia memberanikan diri untuk pulang menggunakan kendaraan umum meskipun ia masih memiliki sedikit trauma dengan kendaraan umum dan skrg dengan keadaan Hamil mau Anter Nayla Salsa ga mau merepotkan Nayla

"Airon ke mana sih, di kamar juga gak ada," gerutu Salsa kesal karena ia harus menunggu suaminya di depan Rumah Nabila selama satu jam lebih.

Biasanya suaminya selalu tepat waktu untuk menjemputnya, tapi hari ini suaminya itu tidak datang bahkan Salsa sudah menelpon Airon berkali-kali, tapi tidak ada satu tak ada yang terjawab satu pun.

Salsa berjalan ke arah sofa. Ia baru saja selesai mandi sambil menunggu suaminya yang entah ke mana pulang.

Airon membuka pintu kamar dan melihat Salsa yang sedang duduk di sofa.

“Sal” panggil Airon

“Iya, Ron” sahut Salsa aneh karena biasanya manggil sayang

Salsa beranjak menghampiri Airon lalu mencium tangan suaminya, tapi baru saja ia menyentuh tangan Airon sudah ditarik kembali.

"Kenapa,Ron? " tanya Salsa bingung.

"Kenapa?" Airon terkekeh ia memalingkan wajahnya ke arah lain enggan menatap wajah Salsa

"Seharusnya Aku yang bertanya seperti itu. Kamu yang kenapa, Sal?" suara Airon sedikit meninggi membuat salsa tersentak kaget.

"Kamu kenapa sih, Ron? Seharusnya aku yang marah-marah karena kamu udah membuat aku menunggu di depan Rumah Nabila sampai satu jam lebih bahkan aku sudah telepon kamu berkali-kali tapi kamu tetep gak datang." ucap Salsa

"Kamu tahu sendiri kalau aku punya trauma dengan kendaraan umum, tapi malam ini aku nekat pulang pake kendaraan umum karena kamu gak datang juga," ujar Salsa matanya sudberkaca-kaca.

"Kenapa kamu selingkuh di belakangku Sal? Aku kurang apa di mata kamu, Sal?" tuduh Airon

"Siapa yang selingkuh? Kamu jangan asal menuduh aku yang tidak-tidak Ron. Lihat aku sedang Hamil ngapain aku selingkuh" ujar Salsa tak terima dituduh selingkuh oleh Airon

Airon menyerahkan ponselnya yang menunjukkan foto tadi sore

"Nih liat" ucap Airon

lalu ia pergi begitu saja meninggalkan Salsa karena ia tidak ingin lepas kendali jika terus berada di sini bersama Salsa.

"Astagfirullah," ucap Salsa kaget ketika melihat isi ponsel suaminya.

"Ada apa sebenarnya," lirih Salsa ia ambruk di lantai sambil mencengkram perutnya yang tiba-tiba keram.

"Ahhhh sakit, hikss." Salsa mencoba untuk berdiri, tapi perutnya semakin keram dan sakit. Ia merangkak menuju ranjang agar bisa segera berbaring di sana.

"Kenapa keramnya lama, nggak kayak biasanya," lirih Salsa ketika sudah berbaring di ranjang untung saja tempatnya tadi tidak terlalu jauh dengan ranjang.

Salsa mengambil obat yang disimpan di laci nakas dan langsung meminumnya lalu ia kembali merebahkan tubuhnya.

Beberapa saat kemudian, ia tertidur. Mungkin saja efek dari obat atau dia memang kelelahan..

Pukul 05.00

Salsa menggeliat dari tidurnya saat adzan subuh berkumandang. Ia meraba tempat di sebelah, ternyata sudah kosong.

"Airon ke mana, ya? Tumben banget gak bangunin aku," gumam Salsa

Salsaa bangkit dan berjalan ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil wudhu. Setelah itu dia melaksanakan salat subuh sendirian , dikira Salsa Airon kd mesjid Namun sampai jam setengah tujuh suaminya itu tak datang juga.

BENCI JADI BUCIN/Kisah cinta AIRON dan SALSACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang