PART 11

13.7K 438 2
                                        

Brakkkkkk

Airon menutup pintu dengan keras

"Gak ada akhlak lo, nutup pintu apa mau ngerusakin pintu? " Omel Salsa

"Bacot lo" Balas nya

"Ngomong nya dijaga kasar bener " ucap Airon

"Bacot tu nggak kasar, yang kasar itu A****g, b**i, tu baru kasar " Perjelas Airon

"HEHH, sama aja " ucap Salsa

Kesal Salsa, malah diperjelas oleh Airon, Senakal nakal nya Salsa, dia tidak pernah bilang kasar, bahkan kata yang menurut orang orang biasa aja, tapi menurut Salsa tetap kasar, dari kecil Salsa memang sangat di didik oleh kedua orang tua nya agar tidak pernah berkata kasar, jadi dia merasa kesal sendiri saat Airon berkata kasar.

Bahkan dulu saat Salsa masih di jenjang SMP sampai SMA, jika teman teman nya bermain kerumahnya, dia pasti akan merasa panas dingin, takut jika teman teman nya akan berkata asal, atau ada kata kata kasarnya, dia takut jika nanti orang tua nya berprasangka bahwa Salsa diluar sana juga berkata seperti itu.

Airon yang merasa masih dongkol hatinya, dia langsung pergi ke kamarnya meninggalkan Salsa sendiri di bawah.

"Orang gak jelas" Gumam Salsa sambil membereskan sisa makan siang tadi.

***

Salsa Mengetuk Pintu kamar Airon

Tok

Tok

Tok

"Ron"

"Airon?"

"Apa" Jawabnya sambil membuka pintu.

"Emm gue boleh minta tolong nggak?" Ucap Salsa

"Paan? " Airon memandang Salsa, dia merasa tumben ni orang minta tolong secara baik baik.

"Kan besok lo ke kampus, gue minta tolong ambilin berkas pendaftaran gue, ya pliss" Ucapnya ssmbil memohon

"Hmm" Balasnya

"Ih beneran, gue minta tolong" ucap Salsa lagi

"Iya" ucap Airon

"iih lo mah, gak serius" Kesalnya

"Mau diseriusin lagi emangnya? "Ledek nya

"Ah males, ngomong sama lo, bikin darah tinggi!!" Ucapnya sambil pergi ke kamarnya

Airon yang melihat itu hanya terkekeh



Pagi telah tiba matahari telah terbit, mentari begitu indah, Salsa tengah sibuk membuat sarapan untuk suami dan dirinya sendiri, walaupun hanya roti, tetapi masih enak lah.apalagi karena hari ini Airon sudah mulai berangkat kuliah lagi.

"Ron sarapan dulu ya" ucap Salsa

"Hmm" Balasnya sambil duduk di meja makan, Mulai sekarang Airon akan membiasakan untuk tetap makan makanan dirumah.

"Ron"

"Hm"

"Beneran ya nanti ambilin berkas gue" Mohon nya

"Iya lo gak percayaan bener ama gue" ucap Airon

"Ya siapa tau lo php" ucap Salsa

Airon tidak membalasnya, dia melanjutkan makannya dengan pelan pelan.

"Nanti gue pulang malem, kalau lo mau pergi main, chat gue dulu" ucap Airon

"Hm"ucap Salsa yang mulai negatif thinking.

pasti Airon akan kerumah sakit atau pergi berjalan jalan dengan ceweknya.

Mereka berdua telah menyelesaikan sarapan ya, Salsa mulai membersihkan sisa sisa makanan nya.

Airon juga berangkat begitu saja setelah menyelesaikan makanan nya, mereka berdua benar benar tidak terlihat seperti seorang pasang suami istri, sama sama memiliki gengsi yang tinggi.

Selepas Airon pergi Salsa mulai membersihkan rumah, mulai dari menyapu, mengepel, mencuci baju, dan menjemur pakaian.

Saat Salsa sedang menjemur pakaian, ibu mertua nya datang

"apa kabar Bunda" Sapa Salsa

sambil mendekati Bundanya agar bersalim.

"Baik sayang" Balas Bunda dan mencium menantunya

Salsa pun mempersilahkan mertua nya untuk masuk kedalam rumahnya.

"Duduk dulu Bun, mau minum apa mi?" Tawar salsa

"Udah nanti Bunda ambil sendiri aja" Dan di balas anggukan okeh salsa

"Oh iya Bunda kesini, mau ngajak kamu jalan jalan, siapa tau kamu bosan dirumah sendiri, apalagi nanti Airon pulang malam kan" Tanya Bunda Airon

"Loh Bunda Tau kalau Airon nanti pulang malam?"ucap Salsa

"Iya kan sekarang Airon juga mulai kerja di perusahaan ayah" ucap Bunda Airon

Salsa merasa bersalah karena sudah berpikiran yang tidak tidak tentang Airon tadi. Tapi juga karena Airon nya sendiri yang tidak memperjelas bahwa dia akan pulang malam karena apa.

"Em emang nggak ganggu kuliahnya bun? "Tanya Nya

"Mungkin ganggu, tapi Airon juga harus belajar mengelola perusahaan nya, apalagi dia sekarang udah jadi kepala keluarga" Ujar Bunda menjelaskan. Dan dibalas anggukan oleh Salsa

"Kamu siap siap gih, kita belanja belanja" Perintah Bunda

"Oke bun, aku siap siap dulu" Balas Salsa dan berlari ke atas untuk bersiap siap

Saat masuk ke kamarnya

"Waduh gimana ni, kalau nanti Bunda ke atas, kan kamar gue sama Airon pisah?" Ucap Salsa bingung.

"Semoga Bunda gak ke atas deh, gue harus cepat cepat"ucap Salsa

Dan benar Bunda Airon sama sekali tidak ke atas, Bunda Airon hanya duduk di ruang tamu sambil bermain handphone nya saja, (biasa ibu ibu jaman sekarang)..

Salsa dan Bunda Airon  pergi ke Mall

Di lain tempat

"Ro temenin gue habis ini ke Ruang Administrasi" ucap. Airon

Kata Airon  disela mereka sekarang sedang itirahat di kantin.

"Ngapain? Tumben mau ke Ruang Administrasi? "Tanya Aro

" Ambil berkas Salsa"Jawabnya sambil berdiri, kemudian susul berdiri juga dan berjalan keluar dari kantin.

"Permisi pak "

"Iya Ada apa ya? " Tanya bapak bapak Ruang administrasi

"Saya mau mengambil berkas milik  Salma Kanaya yang waktu itu.ketinggalan pak" Ujarnya

"Oh pacarnya ya?"

"Iya" Jawab Airon agar bapak bapaknya tidak kebanyakan tanya.

"tunggu sebentar ya, saya carikan terlebih dahulu" Bapak bapaknya mulai mencari, tapi tidak dengan waktu lama kemudian diserahkan kepada Airon berkas tersebut.

"Makasih pak" Ucap Airon dan dibalas anggukan oleh bapaknya.

Airom pun keluar dari ruangaan administrasi nya, kemudian berjalan ke arah parkiran bersama Aro

"Habis ini lo ke kantor kan Ron? " Tanya Aro yang memang sudah tau bahwa Airon akan bekerja dikantor Ayahnya.

"Heem, jadi gue gak kumpul bilangin yang lain" Ya karena Airon biasanya sehabis kuliah kalau sore pasti akan berkumpul bersama teman temanya.

Airon dan Aro pun berpisah di parkiran karena Airon yang akan pergi ke kantor, dan Aro puergi ke basecamp seperti biasa.







Lanjut gaaa

BENCI JADI BUCIN/Kisah cinta AIRON dan SALSACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang