Pukul 19.00
Airon Sudah Berada Dirumah
Salsa yang tengah menyandarkan kepalanya di bahu Airon, mereka berdua sedang berada di kamar setelah selesai makan malam beberapa menit lalu.
"Ron, kamu katanya tdi Marah marah ya di Kantor? " ucap Salsa
"Iya kamu tau dari Aro ya? " ucap Airon
Airon mengusap pelan sisi bahu Salsa
"Aro ngadu nih cerintanya?" ucap Airon
Salsa tertawa
"Aro kayaknya takut kamu kenapa-kenapa deh makanya bilang sama aku tadi." ucap Salsa
Airon tersenyum kecil, "Gak perlu tau, yang pasti itu urusan aku" ucap Airon
", Iya katanya kamu marah marah nya Sama Flower, bener kan?? " tanya Salsa
"Udah ya sayang itu urusan aku yg penting kamu gaa berpikiran Aneh lagi tentang Aku" ucap Airon ga mau memperkeruh suasana.
"Ih kok rahasia-rahasiaan begini?" delik Salsa memukul pelan paha Airon. Saga dibuat tertawa melihat ekspresi manyun SSalsa
"Kamu sangat Cantik sayang" ucap Airon
Salsa pun Salting
"Cieee pipinya merah lagi!" gelak Aidon. Tuh kan Salsa ketahuan!
"Jangan nyebelin!" Ucap Salsa
"Duh Sayang Udah mau dua hari kok masih malu?" Airon terkekeh, tangannya gak tahan buat gak mencubit pipi istrinya gemas.
"Baru dua hari itu bentar Ron" ucap Salsa
Airon berdehem,
"Iya sih, kita aja baru bentar ketemu tapi besok aku udah flight lagi nyusul Ayah seminggu lagi disana katanya" ucap Airon Sedih
Salsa terkekeh pelan, dia menegakkan badannya menghadap ke Airon,
"Semua barang kamu udah siap kan? Gak ada yang ketinggalan?"ucap Salsa
"Udah sayang"
"Sapu tangan sama handuk cadangan?"tanya Salsa
"Udah, sayangku"
"Obat-obatan? Takutnya kamu pusing liat kerjaan kamu nanti." tanya Salsa lagi
"Iya, udaahhh."
"Celana dalam?" tanya lagi
"Gak mungkin aku gak bawa celana dalam, sayang... kamu yang bener aja dong..." ucap Airon
"Hahahah iya ya... kalo gitu bajunya gak kurang?" ucap Salsa
Airon bukannya jawab, malah mengangkat Salsa naik ke pangkuannya.
Airon memeluk Salsa erat, "Udaaah semua sayang.. Cuma kamu yang gak bisa aku bawa sama adek bayi yg diperut"
"Aku bukan barang deh." ucap Salsa
"Gak peka banget, maksud aku ikut aku aja kenapa sih?! Kalo aku kangen sama kamu gimana? Seminggu gak bentar sayang" rengek Airon wajahnya fokus mendusel di perpotongan leher Salsa.
"Zaman udah modern sayang. Ada teknologi namanya telfon sama video call, gak ada alasan kalo kangen ya tinggal telfon," decak Salsa kemudian menyingkirkan kepala Airon dari lehernya,
"Geli ih minggir sana." ucap Salsa
Salsa Lantas Berdiri dan Airon menatap Salsa Dan memegang Perut Salsa dan Mengelus nya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
BENCI JADI BUCIN/Kisah cinta AIRON dan SALSA
Teen FictionMenikah Tanpa Ikatan Cinta Tapi endingnya Bikin Bucin Dan Baper
