Perjalanan darat sudah mereka lalui dan kini saatnya mereka menaiki kapal untuk menuju ke pulau Karimun Jawa.
"kamu aman kan sayang?", Tanya Rozan kepada Alina yang masih sedikit mual
"aman kok", jawab Alina
"kalo misal ada apa-apa bilang ya sayang", ucap Rozan diangguki oleh Alina.
"aku mau dielus perutnya tolong", ucap Alina tiba-tiba kepada Rozan, kini Alina benar-benar menurunkan egonya, ternyata jika memilih untuk jujur kepada Rozan hati dan pikirannya terasa plong, Alina juga tidak akan takut lagi anaknya nanti bakal ngecesan.
"okey sini, aku elusin ya sayang", ucap Rozan lembut membawa Alina kedalam dekapannya dan mulai mengelus perut Alina.
"aduh bumil ini manja sekali minta dielus-elus perutnya", ucap bunda Aliya
"cuby yang mau Bun hehe", ucap Alina
"beneran cuby yang mau?", Tanya bunda Aliya
"ih bener bunda, lagian cuby nya nih manja harus dielus papa nya dulu baru ga mual", ucap Alina tersenyum getir
"cuby tuh tau sayang mana yang terbaik buat orang tuanya", ucap Rozan
"yauda apapun yang buat kamu nyaman bilang ya jangan dipendem sendiri okey", ucap bunda Aliya sambil mengelus puncak kepala Alina
"iya bunda", jawab Alina
"tuh liatin adekmu dari tadi foto mulu ga selesai-selesai, kasian pak Jaka yang disuruh fotoin", ucap bunda Aliya melihat Naya yang sedang bergaya untuk foto
"biarin lah Bun namanya juga anak muda", ucap Rozan
Kini Alina menikmati perjalanan laut ini dalam dekapan suaminya.
****
Setelah beberapa jam perjalanan mereka sudah sampai di penginapan yang sudah mereka pesan.
"waah akhirnya sampai juga Naya gasabar banget mau jalan-jalan besok", ucap Naya girang
"sekarang istirahat dulu yaa besok kita baru deh jalan-jalan", ucap Rozan kemudian diangguki oleh semua orang.
Mereka pun masuk ke kamar masing-masing dan mulai membersihkan diri dan istirahat.
"hai anak papa kamu liburan lagi yaa, besok kita jalan-jalan beneran ya kemaren mama kamu gamau diajak jalan-jalan sama papa ternyata harus sekeluarga dulu baru mama kamu mau diajakin sama papa by", ucap Rozan didepan perut Alina
"ck apaansi bang, aku gamau juga karena kamu ya bikin aku ga mood udah ah aku mau tidur elusin perut aku sampe tidur", ucap Alina kemudian mulai merebahkan dirinya
"siap aku mah kalo suruh elusin perut kamu kalo mau main sekarang juga aku siap hehe", ucap Rozan ikut merebahkan tubuhnya dan mengelus perut Alina.
Beberapa menit setelah itu dengkuran halus terdengar dari pasangan yang saling berpelukan itu.
Pagi ini Rozan dan keluarga sudah bersiap untuk jalan-jalan. Karena mereka menggunakan jasa travel liburan maka dari itu akan ada tour guide yang menemani mereka. Mereka juga berangkat menggunakan mobil penginapan.
Diperjalanan mereka berhenti sebentar untuk melakukan sarapan.
"kamu mau makan apa sayang?", Tanya Rozan kepada Alina
Saat di perjalanan tadi Alina melihat sapi yang sedang dimandikan di sungai. Dalam pikirannya kini Alina ingin sekali memakan sop iga sapi.
KAMU SEDANG MEMBACA
my forced husband (END)
FanfictionAlina Salma terpaksa bercerai dengan suaminya yang terbaring lemah dirumah sakit. Demi bisa membayar pengobatan suaminya ia berhutang kepada salah satu teman lama nya yaitu Rozan Paulian yang ternyata sudah menyukainya sejak lama. Rozan mengajukan p...
