28. Ferris wheel

129 39 1
                                        

~" Kita itu sekarang vibers-nya seperti sepasang suami istri "~◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~" Kita itu sekarang vibers-nya seperti sepasang suami istri "~
◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦






"Orion lepas! Kamu kasar banget !" Ucap Ocha yang kini mencoba melepaskan cengkraman Orion di pergelangan tangannya.

Orion tak memperdulikan Ocha yang terus mengoceh, dia terus mencengkram kuat pergelangan tangan Ocha. "Aku tuh tadi gak sengaja ketemu Elang di Halte—" Ocha berhenti berbicara saat Orion menyela ucapannya.

"Terus apa kamu harus banget ikut pulang sama dia ! Aku bilang aku yang akan jemput kamu !" bentak Orion.

Ocha tersentak mendengar bentakan keras Orion, matanya terpejam sesaat. "Hari sudah sore Rio, apa salah nya aku terima ajakan Elang, lagi pula aku gak berduaan aja di dalam mobilnya Elang, di sana juga ada Arga sama Fara," jelas Ocha sambil meringis menahan sakit di area pergelangan tangannya.

"Aku gak suka Elang, Aku benci dia, kamu juga sudah tahu sendiri jika si Elang-elang itu suka sama kamu, tapi kamu dengan bodohnya malah satu mobil sama dia !"

Beruntung jalan saat ini sepi, Orion dan Ocha kini tengah berada di tepi jalan, mereka tengah berdebat. Lantaran Ocha yang pulang ikut bersama dengan Elang. Tak hanya Ocha, di mobil Elang juga ada Fara dan Arga, namun Orion tak memperdulikan itu, yang jelas Orion tak suka Ocha berhubungan dengan Elang.

Saat mengetahui Ocha pulang ikut bersama Elang, Orion langsung memberhentikan mobil Elang dan menyuruh Ocha untuk segera turun.

"Oke aku salah, aku minta maaf, tolong lepaskan cengkraman kamu, ini sungguh sakit." Lirih Ocha

Orion melepaskan kasar cengkraman nya pada tangan Ocha, melihat itu Ocha langsung mengelus pergelangan tangannya yang sedikit memerah akibat Orion.

Mata Orion terus menatap nyala pada Ocha, dia sangat tak suka jika Ocha harus berhubungan dengan Elang, seseorang yang notabene suka dengan kekasihnya. Bahkan dengan terang-terangan nya Elang bilang jika dia akan mengambil Ocha dari nya.

"Naik !" titah Orion dengan suara datarnya.

Ocha menurut saja, dia tak mau membuat Orion semakin marah padanya, setelah memakai kan helm nya, kini Ocha mulai naik ke atas motor Orion.

Di dalam perjalanan menuju Mansion, Orion menancap kan gas nya dengan kecepatan maksimal. Ocha hanya pasrah dengan memejamkan matanya sambil memeluk erat pinggang Orion.

"Rio pelan-pelan." ucap Ocha yang di hiraukan oleh Orion.

Sepanjang perjalanan Ocha terus berdoa semoga Tuhan menyelamatkan nya. Orion benar-benar sangat kesal sekarang, sungguh Orion tak suka melihat Ocha berdekatan dengan Elang.

Ocha menghela nafasnya saat motor Orion berhenti di depan Mansion nya, perlahan Ocha turun dari motor Orion dan melepaskan helmnya.

"Masuk dulu." ajak Ocha

ORION AURIGA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang