36. Ocha has many backings

139 38 61
                                        

~" Sabar-sabar ya menghadapi tingkah Orion, bilang sama Ayah atau Bunda kalau dia buat kamu nya nangis, atau dia sampai selingkuhin kamu "~◦•●◉✿ ABRAHAM AURIGA ✿◉●•◦

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~" Sabar-sabar ya menghadapi tingkah Orion, bilang sama Ayah atau Bunda kalau dia buat kamu nya nangis, atau dia sampai selingkuhin kamu "~
◦•●◉✿ ABRAHAM AURIGA ✿◉●•◦





Orion tengah duduk di depan kelasnya bersama dengan Alula, kedua nya tengah membicarakan hal random, Alula yang berada di samping Orion hanya bisa di buat tertawa karena ucapan-ucapan Unpaedah Orion. Bayang kan saja setiap ada siswi yang lewat Orion selalu membicarakan nya, entah itu karena rok yang di gunakan terlalu pendek atau make up yang di gunakan terlalu berlebihan. Sungguh tak ada kerjaan sekali Orion ini hidup nya.

"Tuh la lihat si Ranti anak kelas sebelah, gue kepo deh dia pakai bedak atau pakai tepung si," celetuk Orion sambil menunjuk ke arah siswi yang di panggil Ranti itu.

"Ahahaha sialan lo ! Kalau mau tahu ya lo tanya aja sana sama orang nya." ucap Alula dengan tawanya.

"Beda banget nggak sih sama lehernya ?"

Alula terus tertawa memegangi perutnya, sungguh Orion benar-benar sialan pikir nya, mengapa harus berkomentar setiap kali ada siswi yang menurut Orion aneh di matanya.

"Udah ah lo mah nge-julid terus." cibir Alula dengan kekehannya.

"Ocha nggak pernah tuh kalau make up berlebihan gitu, gue curiga La itu bedak di tumpahin semua ke wajahnya."

"Kak Ocha mah natural aja cantik."

"Benar banget sih, ah pacar gue gitu loh," sombong Orion sambil menarik turunkan alisnya.

"Ngomongin Kak Ocha, gimana dia keadaan nya ?" tanya Alula.

"Baik kok, hari ini sudah mulai masuk." Alula mengangguk kan kepalanya mendengar ucapan Orion.

Tiba-tiba Caca datang dan langsung duduk di samping Alula, melihat kedatangan Caca yang tiba-tiba membuat Orion dan Alula menatap bingung ke arahnya.

"Ada apa nih aca-aca nehi-nehi?" heran Orion.

Caca melirik sinis pada Orion, melihat tatapan sinis Caca pada Orion membuat Alula terkekeh melihat nya. "Kenapa si wakil ketua kelas kita ini ?" goda Alula.

"Gue heran deh La sama anak laki-laki di kelas kita, kenapa ya hobi nya itu nabung dosa terus, bisa-bisa nya setiap hari nonton video yang tak berbobot begitu." gerutu Caca membuat Orion tertawa.

"Edukasi dong," sambar Orion.

"Dosa bego !" kesal Caca.

"Iya sih dosa, ya cuma kan itu untuk pembelajaran di masa depan."

"Gue berharap Kak Ocha sadar dari mimpi buruk nya karena pacarin manusia Dajjal macam Orion."

"Di kelas kita itu cuma ada satu laki-laki yang pendiam bahkan tak tersentuh," celetuk Alula.

ORION AURIGA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang