WARNING⚠️
AKUN INI BERSIFAT PRIVAT, HARAP FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA.
17+
~"Tugasnya seorang kesatria adalah menjaga tuan puteri sampai sang pangeran tiba."~
◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~" Semakin jauh jatuh dalam pesona mu, membuat aku semakin takut kehilanganmu "~ ◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦
Dua hari sudah kepulangan dari Camping, Orion masi bersikap dingin pada Ocha. Hal itu sukses membuat Ocha di buat pusing dengan tingkah Orion yang susah untuk di bujuk.
Terlihat saat ini Ocha sedang sibuk dengan Ponselnya, puluhan pesan dan panggilan dia kirim pada sang kekasih, tapi nihil baik pesan maupun panggilan tidak mendapat balasan dan jawaban dari Kekasihnya.
"Huhhh !" Ocha membuang nafasnya secara kasar, matanya mendongak ke atas, menatap langit-langit kelasnya.
"Nih minum dulu," Ucap Fara yang baru saja datang, sambil menyodorkan sebotol air mineral di hadapan Ocha.
"Thanks," Gumam Ocha yang di balas deheman oleh Fara.
"Masi belum ada balasan juga dari pacar lo ?"
"Belum Fara," lirih Ocha.
"Kenapa gak coba samperin aja sih ke kelasnya."
"Gue udah ke kelasnya, tuh anak malah bolos," gerutu Ocha.
"Yasudah kalau gitu samperin aja ke Mansion nya," Usul Fara.
Ocha diam sejenak mendengar ucapan Fara, lalu detik berikutnya dia menatap ke arah sahabat nya. "Apa iya gue ke Mansion nya ?" tanya Ocha memastikan.
"Hm, kalau saran gue sih gitu,"
Ocha terus saja diam, sepertinya dia tengah berperang dengan isi pikirannya sendiri. Namun, berbeda halnya dengan Fara dia hanya diam menatap Ocha sambil menikmati snack yang dia beli di cafeteria.
"Pacar lo ngambek terus," Gumam Fara di tengah-tengah menguyah nya.
"Tau gue juga bingung."
"Childish gak sih ?" gurau Fara.
"Ya wajar aja sih, dia dua tahun di bawah gue,"
"Lagian aneh banget tahu, gue sama Lesya tahu banget selera lo seperti apa cha. Bisa-bisanya seorang Ocha Lavendera kepincut sama anak nakal macam Orion,"
Plak
Mendengar Ucapan Fara yang menyebalkan membuat Ocha dengan refleks memukul lengan Fara, sementara Fara hanya terkekeh saja sambil melanjutkan makan Snack nya.