48. Police and Thieves

171 39 100
                                        

~" La lo malingnya ya ? "~◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~" La lo malingnya ya ? "~
◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦








Ludo king, menjadi sasaran ke bosanan bagi Orion, Alula, Raquell, Naya, Eza dan Jerry. Keenam nya terus pokus pada game yang di mainkan mereka, tak jarang pula Alula memaki-maki Orion, karena Pion miliknya selalu di injak oleh Pion milik Orion, alhasil Pion Alula terus terkurung dan tak ada yang keluar satu pun dari kandang nya.

"Jahanam banget lo jadi manusia !" Kesal Alula sambil menatap sengit Orion.

"Santai dong, ini kan cuma game," ucap Orion dengan wajah tengil nya, membuat Alula semakin ingin mencakar-cakar wajah menyebalkan Orion yang ada di hadapannya.

"Lo punya dendam apaan sih sama gue !?"

"La berisik pokus main aja."

Semuanya hanya terkekeh melihat perdebatan kecil antara Alula dan Orion, dengan tatapan membunuh nya Alula terus menatap nyala pada Orion, sementara yang di tatap hanya se-bodo amatan saja.

"Mending udahan aja lah main nya kalau ujung-ujungnya berantem gini, males banget gue liatnya." Ucap Aurora yang sedari tadi hanya memperhatikan saja bersama dengan Artur.

"Ya jangan di lihat lah Ra," timpal Jerry.

"Masalahnya Jer gue punya mata,"

"Besty lo tuh Ra, gak terima banget kenyataan," Gumam Orion.

"Bukan nya gue gak terima kenyataan monyet ! lo dari tadi menginjak pion gue terus, padahal tadi sempat lo bisa injak pion punya Jerry, tapi gak lo injak, gue yakin lo emang punya dendam pribadi sama gue," cerocos Alula.

"Nay mending lo tarik ponsel lo sebelum terjadi perang antara monyet dan Onta," tutur Artur yang langsung di setujui Naya.

Naya langsung mengambil ponselnya, lalu mengeluarkan dari aplikasi game Ludo king nya, melihat tindakan Naya membuat Orion dan yang ikut serta permainan itu mendengus sebal.

"Nay gak asik amat," ucap Jerry dengan cibiran nya.

"Ini semua gara-gara Orion." Raquell angkat bicara

"Eh kok gue." Orion tidak terima di salahkan oleh Raquell.

"Udah ah jadi pada debat, mending ganti game aja deh." usul Naya

"Game apa kira-kira ?" tanya Eza.

Semuanya tampak berpikir, sampai dimana suara Orion mengalihkan pandangan mereka. "Kita main maling-malingan aja gimana ?"

"Nyopet maksud lo ?" Bingung Artur.

"Heh Orion nyebut lo, mengajak ke jalan yang gak benar, parah lo," Jerry menggelengkan kepalanya sambil berdecak menatap Orion.

Orion menatap datar Jerry, perlahan dia menarik nafasnya, langsung saja Orion menjelaskan pada semuanya tentang permainan maling-malingan, semuanya dengan seksama mendengar penjelasan dari Orion. "Paham gak ?" tanya Orion saat sudah menjelaskan, semuanya mengangguk kan kepalanya pertanda mereka mengerti.

ORION AURIGA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang