52. Unloaded

163 38 176
                                        

~" Aku harus melakukan apa, agar kamu percaya sama aku ? "~◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~" Aku harus melakukan apa, agar kamu percaya sama aku ? "~
◦•●◉✿ ORION AURIGA ✿◉●•◦






Sudah hampir setengah jam Orion mengelilingi pusat pembelanjaan yang terletak tak jauh dari tempat tinggal Ocha, sedari tadi Orion terus setia menemani Ocha belanja untuk membeli keperluan bulanan nya. Tangan kanan Ocha meletakkan sampo yang dia ambil dari Rak ke dalam keranjang yang di dorong oleh Orion, serta tangan kiri nya terus setia menggandeng lengan kekar Orion.

"Sayang ke tempat pembalut wanita," Pinta Ocha.

Tak menjawab ucapan Ocha, Orion langsung mendorong troli belanjaannya menuju Rak di depan yang penuh dengan kebutuhan Bulanan wanita. Sekilas Ocha menatap Orion, dapat Ocha lihat wajah Orion tanpa senyum sedikit pun, situasi yang sangat Ocha tak suka jika Orion dalam mode marah. Ya, saat ini Orion tengah marah pada Ocha, lantaran Ocha yang pergi keluar dengan sahabat-sahabatnya tanpa izin terlebih dahulu dengan Orion.

"Udah marahnya," Rayu Ocha sambil mengelus lembut rahang tegas milik Orion.

Masi tak ada jawaban, Ocha tak heran jika sudah seperti ini, dia hanya bisa sabar menghadapi Orion, mata Orion terus menatap lurus ke depan tanpa memperdulikan Ocha yang berada di samping nya. "Aku minta tolong dong, ambilkan yang cooling fresh," ucap Ocha saat tak sampai mengambil pembalut di Rak bagian atas.

Satu tangan Orion terulur, langsung saja dia mengambil apa yang Ocha minta, "Apa lagi ?" Tanya Orion dengan wajah tanpa ekspresi nya.

"Udah sayang,"

Orion mendorong belanjaan Ocha ke kasir, dengan Ocha yang terus setia menggandeng lengan Orion. Saat sampai di Kasir, Ocha menggeram kesal dalam hati, karena melihat kasir wanita yang terus saja menatap Orion tanpa berkedip sedikitpun. Dengan sengaja Ocha terus menempel pada Orion, guna membuat penjaga kasir wanita itu sadar jika yang di tatap adalah kekasihnya.

Di keluarkan kartu kredit milik Orion, saat penjaga kasir wanita itu menyebutkan total belanjaan milik Ocha, Orion langsung menyerahkan kartu kreditnya untuk membayar semua belanjaan Ocha. "Aku aja," ucap Ocha membuat Orion langsung menatap dirinya dengan datar. Ocha yang melihat itu langsung diam, jika sudah begini Ocha tak bisa menentang ucapan Orion.

Setelah selesai membayar, keduanya keluar dari pusat pembelanjaan, walaupun dalam keadaan merajuk pada Ocha, Orion dengan senang hati membawakan belanjaan-belanjaan milik Ocha.

"Mampir ke Resto dulu ya," pinta Ocha, saat mereka sudah berada di dalam mobil.

"Resto apa ?"

"Resto yang ada di dekat sini aja," Ocha mencondongkan tubuhnya mendekat pada Orion, tangan nya terulur mengelus wajah Orion yang terus menampilkan raut wajah dinginnya. "Udah ngambek nya, jelek banget di lihat nya," Rayu Ocha.

Orion mendenggus mendengar ucapan Ocha, di singkirkan tangan cantik Ocha yang tengah membelai lembut wajahnya. Orion mulai menancap gas mobilnya, tangan Ocha terus mengelus lengan Orion. "Aku tadi cuma pergi ke Gramedia aja sama Fara juga Lesya, habis itu langsung pulang." Ucap Ocha.

ORION AURIGA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang