34. Ocha Sick

204 40 30
                                        

~" Kenapa ke sini ? Bukan nya gue cuma Bich bagi lo ? "~◦•●◉✿ OCHA LAVENDERA ✿◉●•◦

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~" Kenapa ke sini ? Bukan nya gue cuma Bich bagi lo ? "~
◦•●◉✿ OCHA LAVENDERA ✿◉●•◦









Hari ini Orion berangkat ke sekolah pagi-pagi sekali, Orion sudah berada di sekolah karena dia tidak sabar untuk segera bertemu dengan Ocha dan meminta maaf pada Ocha.

Orion bergegas ke kelas Ocha, namun Orion tak mendapati Ocha di sana. Pikiran Orion langsung tertuju pada ruang OSIS, kini dia melangkahkan kakinya menuju ruang OSIS.

Di ketuk pintu ruangan OSIS, muncul kehadiran Adel. "Ocha nya ada ?" tanya Orion to the point.

"Nggak ada kak." jawab Adel

Gurat wajah menampilkan kekecewaan tercetak di wajah Orion, sungguh dirinya benar-benar ingin segera bertemu dengan Ocha, namun mengapa Ocha sulit sekali di temukan dalam situasi seperti ini.

Setelah berpamitan dengan Adel, Orion kembali berjalan menuju kelasnya. Di dalam kelas hanya ada dirinya dan beberapa teman kelasnya, karena ini masi terlalu pagi, murid-murid belum banyak yang mendatangi sekolah.

Semalam Orion benar-benar tak tidur, dia terjaga sampai pagi, Orion benar-benar sangat menantikan pagi datang, karena dirinya ingin cepat-cepat bertemu dengan Ocha. Tapi penantian itu sia-sia Ocha tak ada di sekolah, akan tetapi Orion masi berfikir positif saja, mungkin Ocha belum datang.

Rasa kantuk Orion tiba-tiba menyerang, membuat dirinya terlelap begitu saja. Kepalanya di rebahan kan di atas meja, dan tas sekolah menjadi bantalan nya.

Sekitar pukul 06.45 Alula, Artur dan Aurora datang ke kelas, matanya memicing menatap ke arah Orion yang tengah tertidur pulas.

"Gila nih bocah baru masuk udah tidur-tidur aja." Guma Aurora sambil menggelengkan kepalanya.

Alula berjalan mendekati Orion, tangannya mengguncang pelan tubuh Orion. "Rio bangun," bisik Alula sangat lembut.

Perlahan Orion membuka matanya, pandangan pertama yang di lihat oleh Orion adalah wajah Alula yang berada dekat di hadapannya.

"Bangun bentar lagi Bel." Ucap Alula

"Lo lihat Ocha ?" ucapan yang langsung keluar dari mulut Orion membuat Ketiganya mengerutkan keningnya bingung.

"Di kelas nya lah." Sinis Artur

Sekilas Orion menatap ke arah Artur. "dia nggak ada di kelasnya."

"Sudah coba cari di ruang OSIS ?" tanya Alula sambil mengelus lembut punggung Orion.

"Sudah La, Ocha nggak ada juga di sana." sendu Orion

Orion bangkit dari duduknya, lalu berjalan menuju kursi Caca. Jari tangan Caca berhenti mengetik di ponselnya, matanya menatap pada Orion yang tengah berdiri di hadapan nya.

ORION AURIGA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang