63. Want to go back

192 36 64
                                        

~" Semua bisa di bohongi, tapi tidak untuk perasaan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~" Semua bisa di bohongi, tapi tidak untuk perasaan."~
◦•●◉✿ OCHA LAVENDERA ✿◉●•◦







Selama hampir satu minggu setelah Ocha memutuskan mengakhiri hubungan nya dengan Orion, Ocha selalu menghabiskan waktu nya di dalam kamar, entah itu melihat semua foto kenangannya bersama Orion, bahkan hampir setiap hari Ocha menangisi perihal kandas nya hubungan mereka. Sebetulnya Ocha sangat berat hati mengakhiri hubungan nya dengan Orion, namun Ocha sudah terlanjur kecewa dengan Orion, bisa-bisanya Orion mengkhianati diri nya.

Ocha tak memberitahu kepada kedua orangtuanya tentang berkahir nya hubungan dirinya dengan Orion, Ocha hanya bercerita pada Resty dan juga William jika dirinya dengan Orion sedang tak baik-baik saja, bagi Resty dan William menganggap jika itu hanya pertengkaran remaja yang sedang di mabuk asmara pada umumnya.

"Kamu jahat," lirih Ocha sambil menatap foto mesra dirinya dengan Orion saat awal-awal pertama mereka dekat.

Banyak teror-teror pesan dari Orion untuk Ocha, namun Ocha mengabaikan nya saja, ribuan pesan dan ratusan panggilan selama satu minggu ini selalu menghiasi harinya, Ocha tak menyentuh Ponselnya sedikitpun dia hanya membiarkan saja. Dan tiga hari yang lalu Orion sempat mendatangi Mansion nya, Ocha yang mengetahui itu dia tak keluar sama sekali dari kamarnya, hatinya terlalu sakit jika harus bertatapan wajah dengan Orion.

Clek

Pintu kamar Ocha terbuka, menampilkan sosok Resty yang berdiri di sana. "Kak, di depan ada Raja."

"Iya Mi nanti kakak turun ke bawah," Gumam Ocha.

Ocha keluar kamarnya untuk menemui Raja, dimana dia berjalan mengekori Resty di belakang. "Masalah kakak sama Orion belum selesai juga ?" Tanya Resty membuat Ocha terdiam.

"Saran Mami, cepat-cepat kakak selesaikan, Mami gak rela lihat anak gadis Mami murung terus." Lanjut Resty saat melihat Ocha yang hanya diam saja.

"I-iya Mi," gugup Ocha.

Ocha menghampiri Raja di living room, sementara Resty pergi ke belakang Mansion untuk melanjutkan tugasnya yang sedang mengawasi Dio bermain.

"Udah lama Ja ? Kenapa ke sini gak kabari aku ?" Tanya Ocha setelah mengambil duduk di samping Raja.

"Sengaja aja mau ke sini, kangen soalnya udah lama gak main," kekeh Raja membuat Ocha ikut terkekeh.

Raja memperhatikan Ocha dengan intens, dapat di lihat oleh dirinya, seperti ada yang berbeda dari Ocha, mata Raja tertuju pada kedua kelopak mata Ocha yang sedikit membengkak, mungkin itu karena efek Ocha terlalu banyak menangis.

"Kamu nangis ?" Tanya Raja dengan tatapan intimidasi nya.

"Ngapain aku nangis, kayak anak kecil aja, kenapa sih kamu aneh tahu gak," kekeh Ocha yang mencoba terlihat baik-baik saja di hadapan Raja.

ORION AURIGA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang