Release

162 12 1
                                    

Setelah beberapa hari berlalu, luka kaki Haechan dan tangan Mark mulai membaik

Saat ini di dorm ilicil, Haechan tengah terang-terangan memeluk Mark di sofa, bahkan member lainnya sedang ada di sana

Sementara Mark juga terus merangkulnya dengan sayang dan sesekali memainkan helaian rambut Haechan

Baru-baru ini mereka berdua mendapat kabar bahwa orang-orang yang menimbulkan kebakaran di gedung lokasi syuting tempo hari sudah tertangkap. Karena itu, Mark dan Haechan merasa lega. Walaupun yang tertangkap hanya orang-orang suruhan dari pria itu.

"Setidaknya kita bisa bernafas sebentar" kata Haechan pelan yang hanya bisa didengar oleh Mark

"Jangan banyak dipikirkan, kita pastikan akan menghentikan mereka satu persatu." kata Mark yakin, Haechan mengangguk setuju

Haechan kembali mempererat pelukannya, dibalas lebih erat oleh Mark

Lama-lama Haechan merasa sesak juga, ia meminta Mark melepaskan

"Lepaskan dulu" pinta Haechan

"Tidak mau" kata Mark

"Kau memelukku terlalu erat! aku tidak bisa bergerak"

"Aku sengaja melakukannya, kau yang memelukku lebih dulu, kan" goda Mark

Haechan meringis,
"Baiklah-baiklah, aku tidak akan memelukmu lagi. Sekarang lepaskan" katanya

"Aku tidak mau melepaskanmu"

"Mark!"

"Nyaman kan ini seperti ini" kata Mark

"Baiklah kalau kau tidak mau melepaskan" kata Haechan terlihat mencari cara

Kemudian Haechan menggelitiki Mark membuatnya otomatis melepaskan Haechan

Setelah lepas, Haechan tersenyum bangga

"Apa itu? Kau menggelitikiku? Beraninya kau" kata Mark dan mulai bergerak menuju Haechan dan membalas menggelitikinya, tapi percuma

"Aku orang yang tahan gelitikan" kata Haechan

"Benarkah? Ayo kita lihat" tantang Mark, ia mulai menggelitiki area lain dari Haechan, satu persatu sampai Haechan bergerak untuk menjauh karena mulai merasa geli, tapi Mark menahannya dan terus menggelitikinya juga menggodanya,

Sementara beberapa member hanya menonton mereka dan tersenyum, dasar anak muda, pikir mereka

"Hei, hei!" interupsi Jungwoo
"Bagus sekali kalian bersenang-senang berdua, aku juga mau" katanya dan menggelitiki Mark Haechan, akhirnya mereka bertiga salik menggilitiki, membuat member yang lain semuanya tertawa.

Ditengah gurauan mereka, tetiba Haechan mendapat pesan dari Renjun, ia membukanya
"Pelaku kebakarannya sudah ditangkap, sekarang kita tidak perlu khawatir lagi" cuit Renjun

"Iya" jawab Haechan

"Haechan, besok aku ingin bawa Mark hyung keluar"
"Apa boleh?" izin Renjun

Haechan menoleh pada Mark sebentar, sebelum membalas

"Tentu" balasnya

"Terima kasih" balas Renjun

Renjun mengirim pesan kembali,
"Tapi, jika Mark hyung ingin kau ikut.."

Haechan langsung membalas,
"Aku tidak akan ikut"
"Aku akan keluar sebelum dia bisa mengajakku" kata Haechan lagi

"Baiklah" balas Renjun
"Gomawo, Haechan-ah"

"Mianhae" lanjut Renjun juga

Haechan tersenyum tipis membaca, ia membalas
"Tidak apa-apa, chingu-yaa"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 22, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Love Between Us - Mark HaechanWhere stories live. Discover now