Chapter 31

2.6K 253 15
                                        

- Happy Reading -

Aran memasukkan ponselnya ke saku celana dan melihat ke arah jam tangannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Aran memasukkan ponselnya ke saku celana dan melihat ke arah jam tangannya. Ia tak tau lagi harus kemana sekarang.

"Ran,"

"Eh Do. Gue sampe lupa lo kerja di sini, gimana kabar lo?"

"Gue baik, lo gimana? Jarang banget nongkrong yaelah," ujar Aldo.

"Hahah pada sibuk, weekend aja bisa kali ajakin temen-temen lain," jawab Aran.

"Duduk dulu Ran,"

Aldo dan Aran lalu duduk di bangku berderet di lorong antara ruang manajemen dan ruang tunggu.

"Serius lo gak tau alasan Chika berhenti kerja di sini?"

Aran menggeleng, "lo tau alasannya? Gue merasa Chika jauhin gue Do. Gak tau masalahnya apa, dan pas denger kabar dia berhenti juga gue makin bingung."

"Chika berhenti justru udah sekitar 10hari lalu Ran. Dia lanjut kuliah di Aussie. Lo gila gak tau apa-apa tentang dia,"

Aran melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, informasi dari Aldo tadi pagi benar-benar membuat otaknya terasa berhenti berpikir jernih. Hingga ia memutuskan untuk meninggalkan kantor lebih awal karena tidak mampu fokus pada pekerjaannya. Apa wanita itu sudah gila?! Dia pergi begitu saja tanpa memberitahu Aran. Ada apa sebenarnya di balik semua ini? Chika mendadak berubah.

Aran menepikan mobilnya di sisi kiri jalanan yang diteduhi oleh pohon-pohon rindang itu lalu membuka kaca jendela mobilnya. Angin sore yang mulai terasa dingin semilir mengenai wajah Aran dan membuat rambutnya berantakan. Lelaki itu menarik dasinya dan membuka kancing kemeja paling atas agar lebih longgar dan tidak mencekik lehernya. Biar saja dirinya terlihat agak berantakan, isi hati dan pikirannya juga begitu. Stress.

Aran sibuk dengan ponselnya, ia sedang berbicara dengan Chika melalui pesan singkat.

Aran sibuk dengan ponselnya, ia sedang berbicara dengan Chika melalui pesan singkat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SUPER TEACHER (CHIKARA) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang