BAB 6 - TETANGGA

3.1K 243 22
                                        


UPDATE!!!

Ayo semua merapat! Siapa yang udah nunggu chapter ini? mana suaranya?

Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁

Vote comment share

Follow recommend

Love,

DyahUtamixx

Jangan lupa berikan tip sebagai bentuk apresiasi kalian pada Luna Beasty dan supaya aku dapat terus bersemangat^^

Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄

Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Silahkan masuk." Philip bergumam sambil tersenyum ramah kepada Marinka yang berdiri di sisinya. Terlihat jelas kalau wanita tersebut sedang canggung dan ragu akan perubahan situasi ini. Sejenak wanita itu terdiam sebelum menganggukkan kepala dan kemudian melangkah memasuki apartemen yang telah dibuka oleh dirinya dengan perlahan. Sejenak, Philip berdiri memperhatikan dari ambang pintu sosok Marinka yang tengah melangkah di area foyer dan sibuk memperhatikan suasana sekeliling apartemen yang akan menjadi tempat tinggal baru tidak hanya dirinya, tapi juga bagi wanita itu. Lalu kemudian Philip mengalihkan tatapannya ke arah pintu apartemen Luna.

Dia tersenyum sinis saat mengingat kembali ekspresi Alkrevas yang terlihat begitu senang saat melihat dirinya dan Marinka pergi meninggalkan apartemen. Bagaimanapun juga ini adalah kesempatan bagi pria itu untuk menghabiskan waktu berdua dengan adiknya—sang soulmate, setelah perpisahan yang cukup lama. Meskipun dia tidak suka meninggalkan mereka berdua, tapi dia tak dapat melakukan apapun karena memisahkan pasangan soulmate adalah kejahatan besar.

Dan juga, sedikit banyak Philip sudah dapat menebak perasaan yang dirasakan oleh Alkrevas saat berpisah dan jauh dari Luna, karena dia juga mengalami hal yang sama, dan meskipun selama ini dirinya terlihat tenang dan tidak menunjukkan keagresifan, tapi dirinya tetaplah seorang Lycan sama seperti Alkrevas, dan yang sangat dirinya inginkan saat ini adalah mengklaim serta memonopoli soulmatenya untuk dirinya sendiri.

Tenang, kita harus tenang. Mate bukanlah berasal dari Khthon. Jadi kita tidak boleh sembarangan bertindak jika tidak ingin mate lari dan lepas dari genggaman kita, ujarnya pada jiwa serigalanya—Alcander, yang terus menerus mendorongnya untuk mengklaim dan menyelesaikan proses mating dengan soulmate mereka. Dia tahu Alcander hanya tidak ingin kehilangan belahan jiwanya, sama seperti dirinya, namun Philip tidak boleh bertindak gegabah.

Jika dia ingin membuat soulmatenya luluh, lalu mencintai dirinya, maka hal yang paling penting dilakukan adalah menjadi seorang gentleman, dan hal tersebut sudah dirinya pelajari selama bertahun-tahun dan sudah menjadi identitas yang melekat di dalam dirinya. Lagipula  menjadi Perdana Menteri sekaligus Duke dari Veniam Duchy, membuat kesabarannya terlatih dengan baik dan hal tersebut dapat membuatnya berpikir tenang sehingga mampu menyusun rencana untuk dua tiga langkah ke depan—meskipun hal itu tidak berlaku untuk menghadapi 'Kaisar Vasilos' beberapa waktu belakangan. Sepertinya dia harus mengadakan pertemuan keluarga dengan keluarga kekaisaran. Apalagi setelah Luna resmi menjadi bagian Veniam.

Luna's BeastyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang