BAB 24 - PESAN SIHIR

1.8K 162 75
                                        

UPDATE!!!

Ayo semua merapat! Siapa yang udah nunggu chapter ini? mana suaranya?

Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁

Vote comment share

Follow recommend

Love,

DyahUtamixx

Jangan lupa berikan tip sebagai bentuk apresiasi kalian pada Luna Beasty dan supaya aku dapat terus bersemangat^^

Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄

Selain membantu Alkrevas menangkapku di hutan suci saat itu, fakta bahwa wanita cantik di depannya ini hampir menjadi tunangan Alkrevas, adalah sesuatu yang tidak mengenakkan hatiku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selain membantu Alkrevas menangkapku di hutan suci saat itu, fakta bahwa wanita cantik di depannya ini hampir menjadi tunangan Alkrevas, adalah sesuatu yang tidak mengenakkan hatiku. Membuat hatiku tiba-tiba menjadi gelisah. Dasar kaisar psikopat sialan! Umpat Luna di dalam hati dengan kesal. Dia menggigit bibir bawah dan memperhatikan wanita yang berdiri di hadapan dirinya dengan ragu, kemudian mengalihkan tatapan ke jendela besar yang menampilkan langit malam Vasilos.

Luna berdehem satu kali karena merasakan tenggorokannya tercekat seraya memusatkan perhatian kembali pada wajah cantik nan sempurna milik Sang Komandan. Hatinya tiba-tiba terasa begitu sakit, seolah ada jutaan tangan berduri sedang meremas secara bersamaan. Dia mencoba untuk berpikir positif. Tana Deborah hanya mengerjakan tugas yang diberikan oleh Sang Kaisar, tidak lebih. Jika Luna di posisi wanita itu saat ini, pasti akan melakukan hal yang sama untuk memastikan keadaan soulmate Sang Kaisar, terlebih Alkrevas tidak akan segan membunuh mereka yang lalai, meskipun hanya kelalaian kecil.

Dengan tarikan napas panjang, Luna mencoba untuk menenangkan diri, namun tidak bisa. Sesuatu yang buruk mulai bergejolak di dalam diri, membuatnya tidak dapat berpikir secara rasional. Monster hijau di dalam jiwanya langsung meronta dan meraung ingin menyingkirkan wanita di depannya. Terlebih fakta bahwa wanita di depannya terlihat nyaman berkeliaran di kediaman pribadi Kaisar dan sama sekali tidak merasa ragu, hingga dengan mudah masuk ke dalam kamar ini meskipun mengetahui kalau ada wanita lain—soulmate Sang Kaisar, berada di dalam.

"...Baginda Kaisar sudah memilih Komandan Deborah sebagai calon permaisurinya jika dalam waktu satu tahun ke depan tidak juga menemukan soulmatenya."

"... aku juga dengar kalau Komandan Deborah menyukai Baginda Kaisar."

"Bahkan rumornya, beberapa kali Komandan Deborah mendiami kediaman Kaisar. Bahkan pihak rumah tangga kekaisaran sudah mempersiapkan kedatangan Komandan Deborah di istana permaisuri."

Percakapan dua wanita bangsawan yang dia dengar malam itu di taman istana kembali memenuhi kepalanya, membuat rahang mengeras dan gigi saling bergemeletuk. Namun sayangnya, dia tidak bisa melakukan apapun, bahkna untuk sekedar meredakan kecemburuannya dengan menggoreskan luka di wajah cantik itu, menghancurkan sesuatu yang berpotensi membuat soulmatenya tertarik, karena pada akhirnya, semua ini hanya kecemburuan tak berdasar yang dirinya rasakan.

Luna's BeastyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang