Sequel dari Luna's Journey. Diwajibkan membaca buku pertama untuk mengerti dan paham alur cerita.
The Dark Fantasy Story
The Kingdom Series
(Book 2 : The Werewolf Kingdom)
《●●●●●》
Setelah menerima fakta bahwa soulmate yang ditunggunya tidak kunjung...
Ayo semua merapat! Siapa yang udah nunggu chapter ini? mana suaranya?
Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁
Vote comment share
Follow recommend
Love,
DyahUtamixx
Jangan lupa berikan tip sebagai bentuk apresiasi kalian pada Luna Beasty dan supaya aku dapat terus bersemangat^^
Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kastil Veniam, Veniam Grand Duchy.
Alkrevas menghela napas panjang saat kedua kakinya menyentuh lantai berbatu yang ada pada ruangan rahasia kastil Veniam setelah berhasil melewati cermin portal. Dia menoleh ke belakang, menatap permukaan cermin, memperhatikan sinar cahaya yang terpancar pada cermin tersebut perlahan memudar hingga akhirnya menghilang dan cermin kembali berubah seperti semula. Alkrevas memperhatikan pantulan di cermin, ingin melihat soulmatenya untuk terakhir kali melalui cermin tersebut, namun sayangnya yang Alkrevas lihat justru pantulan diri sendiri di cermin. Aku ingin kembali ke sisi mate, mortal. Aku merindukannya. Disini tidak ada mate. Tidak enak. Aku mau mate. Aku mau mate disini,Tayron merengek seperti anak kecil yang tidak dituruti keinginan pada dirinya, dan itu membuat kepala Alkrevas pening bukan main.
Aku tahu, tapi ada tugas yang harus kita lakukan. Sabar Tayron, semakin cepat kita menyelesaikan-
Itu tugasmu! Bukan tugasku! Aku mau mate! Seharusnya kau bawa mate bersama kita!
Kita tidak bisa memaksanya seperti dulu, Tayron. Kau tahu perasaannya sedang begitu sensitif.
Aku ingin kembali ke sisi mate.
Aku tahu, aku juga sama Tayron, balas Alkrevas sebelum mengakhiri pembicaraan dengan Tayron. Kemudian senyum getir terukir di bibir. Baru sebentar saja berpisah, dia dan jiwa serigalanya sudah merasa begitu rindu dan ingin mendekap tubuh rapuh soulmatenya erat-erat, tidak ingin melepas tubuh wanita itu.
Bagaimana dia bisa bertahan hidup tanpa wanita itu di sisinya? Kita akan menjadi gila dan menghancurkan dunia ini, mortal.Tayron menjawab pertanyaannya dengan kesedihan begitu jelas, karena bisa dikatakan mereka hampir saja menjadi feral lalu melakukan apa yang baru saja Tayron katakan. Alkrevas beserta jiwa serigalanya akan menjadi alasan dunia ini hancur tak bersisa. Jika saja Luna datang ke dalam kehidupannya dengan terlambat, mungkin wanita itu akan melihat sisi dirinya yang jauh lebih buruk dari terakhir kali.
Memikirkan itu semua, membuat perasaan Alkrevas menjadi begitu buruk. Dia menarik napas panjang, berjanji di dalam hati serta belahan jiwanya bahwa dirinya akan segera menyelesaikan masalah di Vasilos dengan cepat, sebelum kembali ke dunia dimana Luna berada karena dirinya tidak bisa berpisah jauh dari wanita itu. Alkrevas hanya berharap jika saat itu tiba, Luna sudah memutuskan jawabannya dan dia dapat membawa wanita itu kembali ke Vasilos.