BAB 37 - 'KEDAMAIAN'

1.1K 105 30
                                        

UPDATE!!!

Ayo semua merapat! Siapa yang udah nunggu chapter ini? mana suaranya?

Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁

Vote comment share

Follow recommend

Love,

DyahUtamixx

Jangan lupa berikan tip sebagai bentuk apresiasi kalian pada Luna Beasty dan supaya aku dapat terus bersemangat^^

Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄

Note : Chapter ini belum di revisi, maaf jika ada kesalahan dan tidak sesuai

Keesokan harinya setelah selesai sarapan sederhana di balkon chamber pribadi Kaisar, Luna diajak oleh Alkrevas berjalan-jalan mengelilingi taman sebagai salah satu bagian dalam membentuk stamina Luna yang tengah mengandung, sekaligus menurunkan ma...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Keesokan harinya setelah selesai sarapan sederhana di balkon chamber pribadi Kaisar, Luna diajak oleh Alkrevas berjalan-jalan mengelilingi taman sebagai salah satu bagian dalam membentuk stamina Luna yang tengah mengandung, sekaligus menurunkan makanan yang baru saja dikonsumsi. Suasana terasa begitu damai. Luna menarik napas panjang menghirup udara pagi, karena begitu bersih juga segar.

Sama seperti beberapa hari sebelumnya, matahari memutuskan untuk menampakkan diri, menerangi dunia dengan cahaya yang hangat nan menenangkan. Bunga-bunga serta pepohonan hias langka nan indah menghiasi taman, sebuah bukti bahwa setiap tanaman itu dirawat dengan penuh kasih sayang serta profesional.

Sejujurnya Luna merasa sedikit bersalah karena memilih bersantai seperti ini tanpa melakukan apapun disaat ada hal penting yang harus dilakukan, namun Alkrevas —yang membaca pikiran serta emosinya melalui matebond— berkata bahwa dirinya pantas merasakan momen ketenangan ini meskipun hanya beberapa saat demi menjaga suasana hati serta kewarasan apalagi setelah kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu berkaitan dengan Tana Deborah serta perbatasan. Terlebih lagi Luna adalah wanita hamil yang sensitif serta rentan. Sampai Phillip pun berkata pada dirinya, kalau dia pantas mendapatkan istirahat panjang sebelum kembali melanjutkan tujuan awal kedatangan ke Khthon, yaitu mencari alasan dibalik reaksi cermin portal.

Satu tangan Luna yang mengelilingi lengan kiri Alkrevas mengerat secara tidak sadar saat memikirkan masalah yang terjadi selama beberapa waktu terakhir, sedangkan tangan kanannya menyentuh kelopak bunga terdekat darinya, telah berhenti dan jatuh ke sisi tubuh.

Langkah kakinya yang melambat secara tiba-tiba terhenti, dan membuat Alkrevas yang sedang berbicara melalui mindlink bersama Beta Zennon juga Gamma Thymos, langsung teralihkan, hingga pada akhirnya memutus pembicaraan tersebut demi memusatkan perhatian pada Luna yang terlihat menunjukkan raut wajah serius juga murung.

"Little mate?" Panggil Alkrevas dengan suara lembut. Panggilannya tentu membuat Luna tersentak terkejut dan manik mata yang kentara dipenuhi kekalutan mengarah ke arahnya. Alkrevas mengubah posisi sehingga berdiri di depan sang soulmate, membiarkan kedua tangan wanita itu melingkari pinggangnya, kemudian dia sedikit membungkukkan badan agar wajah mereka dapat sejajar sebelum menangkup menggunakan kedua tangan wajah cantik sang soulmate yang terlihat kalut. "Apa yang sedang kau pikirkan?"

Luna's BeastyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang