BAB 36 - VENIAM PRINCESS

1.1K 117 38
                                        

UPDATE!!!

Ayo semua merapat! Siapa yang udah nunggu chapter ini? mana suaranya?

Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁

Vote comment share

Follow recommend

Love,

DyahUtamixx

Jangan lupa berikan tip sebagai bentuk apresiasi kalian pada Luna Beasty dan supaya aku dapat terus bersemangat^^

Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄

Note : Chapter ini belum di revisi, maaf jika ada kesalahan dan tidak sesuai

Setelah persidangan berakhir, Alkrevas bergegas kembali ke istana kekaisaran untuk menghadiri court meeting yang akan segera diadakan demi membahas kejahatan Count Deborah beserta sang putri sekaligus dampak pasca pengadilan yang jelas melibatkan ...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah persidangan berakhir, Alkrevas bergegas kembali ke istana kekaisaran untuk menghadiri court meeting yang akan segera diadakan demi membahas kejahatan Count Deborah beserta sang putri sekaligus dampak pasca pengadilan yang jelas melibatkan rumah bangsawan besar, namun setibanya di depan main palace dia mendapatkan kabar dari salah satu pelayan kediamannya mengenai keadaan sang soulmate yang tiba-tiba menjadi buruk. Langkah kaki Alkrevas yang semula ingin mengarah ke throne room, kini berbalik arah menuju bagian terdalam istana dimana kediaman Kaisar berada.

Langkah kakinya mengayun dengan cepat, jantung berdebar keras, dan kekhawatiran menguasai diri. Bahkan jiwa serigalanya-Tayron, juga mengalami kegelisahan. Berjalan berputar di dalam pikiran sambil sesekali menggeram pelan, khawatir akan keadaan sang soulmate beserta penerus yang masih berada di dalam kandungan. Emosi antara Alkrevas dengan jiwa serigalanya saling bercampur aduk menjadi satu, membuat kekalutan semakin kental terasa. Selama perjalanan, tiada henti dirinya berdoa kepada Moon Goddess mengenai keadaan sang soulmate.

Alkrevas berusaha menghubungi Phillip maupun dokter kekaisaran yang ditugaskan berada di sisi Luna melalui mindlink, namun rupanya kedua pria tersebut membangun tembok besar di sekeliling sehingga dirinya tidak mampu bertanya. Tentu saja Alkrevas kesal, karena kedua orang tersebut yang merupakan bawahannya, berani menghalangi dan menutup diri darinya, tetapi kemudian dia kembali berpikir mungkin saat ini keduanya tengah fokus menangani Luna, terlebih dokter kekaisaran, karena hal tersbeut, Alkrevas hanya bisa mengetahui apa yang terjadi beserta keadaan Luna selama perjalanan dari laporan para pelayan.

Dia menghela keras kemudian menggeram. Kedua tangan mengepal kuat dan rahang mengeras. Tanpa dapat dicegah, manik cokelat gelapnya perlahan berubah menjadi merah bagaikan permata rubi, dan hal tersbeut membuat semua orang yang berpapasan dengan dirinya membungkuk hingga berlutut takut. Lalu dalam hitungan menit, dia telah tiba di depan pintu utama kediaman Kaisar. Alkrevas menarik napas seraya melangkah masuk. Para pengawal yang berjaga langsung memberikan salam hormat kepadanya dan tidak berselang lama setelah dia menginjakkan kaki di kediaman Kaisar, Phillip-yang telah mendengar kedatangan Alkrevas- bergegas keluar menghampiri dengan ekspresi khawatir sekaligus lega. "syukurlah kau sudah tiba." Alkrevas mengangguk singkat seraya berjalan emnuju chamber pribadinya. "Maafkan aku karena tidak dapat merespon mindlink, kekhawatiranku terhadap keadaan adikku membuatku tidak sadar telah mebangun pembatas. Aku baru tahu kesalahan itu saat jiwa serigalaku menegurku."

Luna's BeastyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang