BAB 26 - THE CAVE

1.5K 135 37
                                        

UPDATE!!!

Ayo semua merapat! Siapa yang udah nunggu chapter ini? mana suaranya?

Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁

Vote comment share

Follow recommend

Love,

DyahUtamixx

Jangan lupa berikan tip sebagai bentuk apresiasi kalian pada Luna Beasty dan supaya aku dapat terus bersemangat^^

Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄

Kalian bisa berikan tip lewat trakteer (@ dyah-utami2) atau lewat Karyakarsaku (@ DyahUtami25)😄😄

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Wilayah Perbatasan Barat—Kota Mineraria, Vasilos Empire.


Langit malam terbentang luas di atas sebuah kota kecil yang terletak di sebuah wilayah yang berbatasan dengan benteng perbatasan Barat Vasilos dan hutan zona netral. Tidak ada taburan bintang yang mengisi selendang gelap tersebut, hanya ada bulan sabit berwarna perak dengan semburat merah tua tergantung tinggi mendominasi, menciptakan suasana gelap yang menyeramkan.

Kota itu bernama Mineraria. Sebuah kota yang terletak di perbatasan Barat Kekaisaran dan memiliki jarak cukup dekat dengan benteng perbatasan. Dinamakan Mineraria, karena pendudukanya yang rata-rata adalah penambang emas di sebuah Gua yang terletak di hutan, namun Gua tersebut ditutup ketika gempa besar terjadi dan membuat pondasi Gua menjadi rentan. Hal tersebut menyebabkan banyak penduduk beralih profesi menjadi padagang, pengrajin sutra hingga peternak.

Kota yang sekarang berada di dalam kepemimpinan seorang Count merupakan sebuah kota bersejarah, karena kota tersebut menjadi saksi bisu dari peperangan antara pasukan rogue dengan kekaisaran Vasilos. Layaknya kota lain, Jalan-jalan kota adalah jalan berbatu yang berkelok-kelok di antara rumah-rumah berbingkai kayu dengan atap sirap curam. Semua bangunan rumah telah berdiri selama puluhan tahun. Lampu-lampu kota yang menerangi kota dengan cahaya berwarna kekuningan, biru, hingga api zamrud—berasal dari batu sihir yang diciptakan oleh para Mage kekaisaran.

Sejauh mata memandang tidak satupun terlihat penduduk kota, terlalu takut keluar karena teror yang menyelimuti. Penduduk kota tersebut memilih bersembunyi di dalam masing-masing rumah mereka sejak matahari tenggelam di ufuk barat. Daun jendela dan pintu rumah terkunci rapat, salah satu upaya terakhir mereka dalam melindungi diri.

Namun di dalam perlindungan rumah, para penduduk itu berbisik tentang pasukan goblin yang terus menggerogoti pertahanan tanah kelahiran yang mereka cintai. Seluruh pertokoan tutup dengan kayu-kayu yang dipaku ke dinding demi melindungi barang-barang di dalamnya. Sehingga kota tersebut semakin kelam dan sunyi mencekam.

Namun, di tengah kesunyian tersebut, terdengar suara langkah kaki beberapa kuda yang berlari saling beriringan. Di atas punggung mereka, terdapat ksatria kekaisaran dengan balutan seragam militer lengkap, menuju benteng perbatasan yang letaknya berdekatan dari kota. Benteng tersebut berdiri diantara wilayah kekaisaran dengan hutan lebat yang menjadi zona netral. Sebuah zona bebas yang menyembunyikan banyak rahasia dan kengerian.

Luna's BeastyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang