"Lo suka sama devi" tanya mala dan sempat membuat rakha kaget
"Nggak, gue tu gamau kalau afan sampai liat devi sama dika" ucap rakha
"Oh iya juga yah" jawab mala dan diangguki oleh rakha
"Dah yok kita samperin aja" ucap mala dan rakha pun mengikuti langkah mala
"Devi" ucap mala membuat devita langsung menoleh
"Mala, kenapa" jawab devita
"Lo kok berduaan sama cowok, lo gak liat tuh si afan cemburu" ucap mala sambil menunjuk ke arah dimana afan sedang berdiri memperhatikan devita
"Biarin, dia aja dari tadi gue liat deket-deket sama cewek" jawab devita
"Terus ceritanya lo mau bales gitu" ucap rakha yang ada disamping mala
"Iya kenapa emang" jawab devita
"Ya terserah lo deh kalau gitu" ucap mala
"Gue kesana aja yah, kaya nya gue ganggu lo aja kalau disini" ucap dika dan langsung berlalu dari sana tanpa mendengar jawaban dari devita dan mala
"Dev, gue sama rakha disini aja deh temenin lo yah" ucap mala dan di iyakan oleh devita
Mereka bertiga pun bersama-sama menulis di catatan mereka masing-masing.
"Gue udah nih, kayanya anak-anak yang lain juga pada udah selesai kan" ucap devita diakhiri pertanyaan
"Iya kayanya yang lain juga udah" jawab mala dan rakha
"Yaudah yok kita ke atas aja" ucap mala
Meraka bertiga pun naik ke atas untuk berkumpul dengan yang lain.
"Semua wali kelas kita sudah lebih dulu balik ke tempat camping kita, jadi gue selaku ketos dan rakha sebagai waketos kita yang bakal jaga kalian buat balik ke tempat camping kita" jelas afan kepada semua siswa kelas 10-11
"Rakh lo jaga adek kelas yah" ucap afan sambil mengode ke devita rakha yang paham pun mengiyakan ucapan afan
Rakha memimpin kelas 10 di depan dan di ikuti oleh afan dari belakang memimpin kelas 11.
"Mal" ucap afan sambil melirik devita untuk dibawa ke barisan depan mala mengerti maksud afan
Mala pun membawa devita untuk ke barisan depan, devita hanya pasrah dibawa oleh mala untuk ke barisan depan karna didepannya ada afan yang memimpin.
Saat devita sudah dibarisan depan afan langsung menarik devita untuk ada disamping nya.
"Apaansi fan lo tarik-tarik tangan gue keluar dari barisan" ucap devita dengan cuek
"Hei kenapa kok jadi gini?" tanya afan sambil melihat ke arah devita yang mukanya sangat cemberut dan kelihatan sangat kesal
"Kinipi ki jidi gini" ucap devita dengan kesal dan marah
"Lucu banget sii kalau lagi cemburu" ucap afan
"Siapa juga yang cemburu" jawab devita
Afan melihat ke arah devita sambil mengambil tangan devita untuk di genggamnya.
"Apaansi lepas" ucap devita memberontak ketika tangan nya digenggam oleh afan
"No" jawab afan
"Lepasin afan" rengek devita dengan muka cemberut
"Nggak, udah biarin aja biasanya juga suka" ucap afan
"Gak, udah gak suka lagi sama cowok yang deket-deket sama cewek lain" jawab devita
"Siapa" tanya afan
"Sok gak tahu lagi" jawab devita
"Maksud kamu aku" ucap afan
"Iyalah siapa lagi" jawab devita
"Udah sana samperin tu dekel aja, pacarin sekalian" ucap devita
"Gak, orang aku gak suka sama dia" jawab afan
Semua siswa kelas 11 hanya menyimak pembicaraan dua kekasih didepannya ini melihat mereka yang seperti nya bertengkar lucu bagi semuanya, apalagi mala dan vio yang sedang ada dibarisan pertama.
Devita masih berusaha melepaskan tangan nya yang digenggam oleh afan akan tetapi itu sangat sulit baginya.
"Lepasin" ucap devita lagi karna ia sudah mencoba melepaskan tetapi afan tidak melepaskan sama sekali
"Udah diem aja, kalau dilepas mau kemana emang" tanya afan
"Mau ikut dibarisan lah masa gue didepan sama lo" jawab devita
"Ngomong apa tadi" ucap afan sambil melihat ke arah devita
"Gue mau ke barisan gue" jawab devita
"Kenapa pakai lo-gue" tanya afan
"Terserah gue lah, udah lepasin tangan gue" ucap devita
"Udah diem aja, kamu disini aja temenin aku, aku sendiri loh" ucap afan
Devita tidak menjawab melainkan mencoba melepaskan genggaman tangan afan pada tangannya
"Serly devita arabella" ucap afan dengan sangat lembut yang langsung membuat devita diam
"Pinter" ucap afan saat melihat devita diam karna ucapan nya barusan
Setelah beberapa menit perjalanan mereka semua pun sampai ditenda masing-masing, dan beristirahat karna jam menunjukkan pukul 14.30.
"Guys gue gabut banget nih" ucap vio dengan wajah melas nya
"Gue juga ioo" jawab devita
"Guys gimana kalau kita nonton, nonton horor aja gimana" ucap vio
"Wah boleh tuh, pakai hp lo aja ya vio" ucap mala
"Yee, yaudah deh iya yok nonton" jawab vio mengambil handphone nya
Mereka bertiga pun menonton film horor di handphone violetta.
"Aaaaaaaaaa serem banget" ucap violetta sambil menutupi wajahnya pada tangan mala
"Vioo, tangan gue" ucap mala sambil melepaskan tangan nya dari wajah vio
"Dev, lo gak takut" tanya violetta karna melihat devita sedari tadi diam seperti tidak ada rasa takut
"Nggak, kan belum ada hantu nya vio" jawab devita
"Iya juga yah" ucap violetta lalu menatap HP nya yang masih menayangkan film nya
Saat sedang tegang-tegang nya menonton film tiba-tiba ada eby yang mengejutkan mereka bertiga.
"Woiii" ucap eby yang tiba-tiba datang dari belakang mereka
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
Fiksi RemajaMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
