"Gimana keadaan kamu, apa kamu baik-baik aja"
Disebuah kamar yang sedang seorang gadis duduk sembari memeluk dirinya sendiri di atas kasur miliknya.
Matanya terus memandang ke arah bingkai foto dirinya juga mantan kekasih nya, siapa lagi kalau bukan devita.. Dirinya yang terus-terusan menatap sebuah bingkai foto dirinya juga afan, yang sekarang adalah mantan kekasih nya.
"Aku bukan mau menjauh dari kamu, tapi aku cuma mau buktiin soal omongan ku, aku gak suka dibohongin, sama sahabat apalagi kekasih aku sendiri, aku bukan cuma mau marah, tapi aku kecewa, kecewa banget, sampai aku gak bisa buat bilang aku maafin"
Beberapa kali ia menghapus air matanya yang terus-menerus jatuh tanpa keinginan nya. "Aku benci dibohongin"
_________
"Ketawa mulu ra, gemes bangett sihh"
Mala tersenyum melihat interaksi antara ciara (adek afan) bersama violetta.
"Mal, kalau gue makan pipi nya ini boleh gak sih, gemes bangett soalnya" tanya violetta sembari terus menciumi ciara.
"Enak aja lo mau makan pipi adek gue"
Sahutan dari afan membuat mala juga violetta tersenyum.
"Siniin ciara nya, biar sama gue aja, abis pipi tembem nya kena lipstik lo violettaa"
"Yaudah sih, gue kan gemess, lagian ade lo kenapa tembem bangett sih, mau gue makan aja pipi nya"
"Enak aja lo"
Gelak tawa terdengar begitu saja dari violetta.
Mala mengambil alih ciara dan meletakkan nya di ranjang afan.
"Udah-udah, karena lo udah bangun, gue sama vio mau keluar, cari makan, laper gue"
"Samaa, perut gue juga udah meronta-ronta banget inii" sahut violetta
Afan tersenyum, walau hanya senyum tipis. "Yaudah sana"
"Nanti kalau gue ketemu tante suruh kesini gak?"
"Gak usah, biar gue yang jaga ciara, biarin mami makan dulu, dari tadi siang pasti capek"
"Yaudah kalau gitu"
_________
"Gue seneng liat afan bisa ikut nyaut omongan kita, walau buat liat senyum nya susah, tapi bisa liat dia mau ikut nimbrung di obrolan kita aja itu udah lebih baik"
"Iya bener, gue juga mikir gitu, liat dia dari tadi pagi cuma diem, tatapan nya kosong, gue ikut sedih liatnya"
"Gue juga mau berterima kasih sama lo vi, karena omongan lo tadi dia mau ngomong juga mau senyum walau gak kayak dulu"
"Santai aja lah mal, afan juga temen gue, gue juga gak mau liat lo ikut sedih karena afan"
"Lo emang dari dulu sahabat terbaik gue deh vi"
"Yaiyalah guee" bangga violetta
Tawa mereka pecah begitu saja, seperti tidak ada beban yang mereka pikirkan.
"Oyy"
"Kalian, baru sampe?"
Ya... Itu eby juga rakha, tadi sore mereka sempet izin untuk pulang mengambil pakaian karena mereka ingin bermalam disana, menunggu afan katanya, sedangkan violetta juga mala, mereka pastinya pulang ke rumah masing-masing.
"Baru sampe, kita tadi ke ruangan afan, liat kalian gak ada jadi yaudah kita kesini"
"Oh"
"Gimana afan?" tanya rakha
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomanceMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
