Afan hanya diam mendengar ucapan devita.
"Gue sebenarnya nyaman dipeluk lo dev" batin afan
"Duluan" ucap rakha dan eby karna rumah mala dan vio beda arah sama rumah devita
"Iya" jawab afan
"Mau langsung pulang" tanya afan
"Yaiya emang mau kemana" tanya devita balik
"Mau mampir ditoko ice cream nggak?" tnya afan
"Mauu" ucap devita
"Yaudah kita mampir dulu" ucap afan
"Iyaa" jawab devita
Sesampainya di toko ice cream.
"Yok turun, nyaman lo meluk gue" ucap afan
Devita pun sontrak langsung turun diikuti oleh afan.
"Yee, enak aja orang gue tadi takut jatuh makanya gue meluk lo, lagian kan elo juga yang nyuruh jangan di lepas" jelas devita
Afan hanya menatap devita saat mengomel tersebut, lalu tersenyum.
"Lucu juga kalau lagi ngomel gini" batin afan
"Iya-iya, yaudah yok masuk" ucap afan
Devita dan afan pun lalu masuk ketoko ice cream tersebut, lalu duduk untuk memesan.
"Mba" ucap afan
"Iya mas, mau pesan apa" jawab pelayan tersebut
"Lo mau apa?" tanya afan kepada devita
"Saya yang rasa coklat vanila sama strobery mba" ucap devita
"Oke baik kak, kalau mas nya?" ucap pelayan tersebut
"Saya coklat sama vanilla aja" ucap afan
"Baik ditunggu" ucap pelayan tersebut lalu pergi dari meja mereka
"Eeh dev gue ke toilet dulu ya, tunggu bentar" ucap afan lalu berdiri dan pergi dari sana
"Yaudah iya" jawab devita
Afan pun meninggalkan devita sebentar.
Saat devita sedang menunggu pesanan nya dan afan ada seorang laki-laki yang datang kepada devita.
"devita" ucap seseorang tersebut
Devita lalu melihat siapa yang memanggilnya dari arah samping.
"Z-zaki" ucap devita
Laki-laki tersebut adalah zaki, zaki itu adalah mantan devita yang telah menghianati cinta devita.
"Akhirnya aku ketemu sama kamu devita, aku udah lama cari kmu" ucap zaki
"Ngapain lo cari gue" ucap devita
"Aku kangen sama kamu aku mau kita balikan" ucap zaki lalu memegang tangan devita
"Nggak, gue nggak akan pernah sudi balik lagi sama lo" ucap devita lalu melepaskan tangannya dari genggaman zaki
"Plis devita maafin aku, aku tau aku salah makanya aku mau balik lagi sama kamu, cuma kamu yang tulus ke aku" ucap zaki kembali
"Nggak, sekali gue bilang nggak ya nggak" ucap devita lalu ingin pergi dari sana
Afan dia baru saja ingin menghampiri devita, dan ia melihat devita ingin pergi dari sana dengan cepat ia menghampiri devita.
"Hei mau kemana" ucap afan lembut sambil memegang tangan devita
"Afan" ucap devita lalu memeluk afan
"Kenapa" tanya afan
Tidak ada sahutan dari devita.
"Devita, aku mohon balik lagi sama aku" ucap zaki sambil menarik tangan devita
"Heh lo siapa" ucap afan sambil menunjuk wajah zaki
"Elo yang siapa ha, gue pacar devita" ucap zaki
Devita pun melepaskan pelukan nya dari afan.
"Mantan, ingat lo itu bukan pacar gue, bahkan gue nggak pernah kebayang kalo gue jadi mantan orang kaya elo" ucap devita sambil menunjuk wajah zaki
"Devita maafin aku, aku tau aku salah" ucap zaki yang ingin memegang tangan devita
"Nggak, gue nggak mau" ucap devita dengan menepis tangan zaki
"Heh lebih baik lo pergi dari sini" ucap afan
"Lo siapa hah" ucap zaki menantang afan
"Lo nggak perlu tau gue siapa, intinya lebih baik lo pergi dari sini atau gue panggil security" ucap afan
"Ingat devita aku akan terus minta kamu balik sama aku" ucap zaki
Zaki pun pergi meninggalkan afan dan devita.
"Lo gak papa" tanya afan sambil memegang kedua bahu devita
"Gak papa, makasih lo udah nolongin gue" jawab devita
"Iya, sama-sama, yaudah yok duduk lagi" ucap afan lalu ia duduk disusul oleh devita
Baru saja mereka duduk lalu pelayan mengantarkan ice cream pesanan mereka.
"Ini pesanan nya" ucap pelayan tersebut lalu pergi
"Iyaa" jawab devita dan afan
Devita dan afan pun memakan ice cream mereka masing-masing.
"Eem btw cowo tadi siapa dev" ucap afan
"Dia, dia mantan gue" jawab devita
"Ooh mantan lo, kenapa kok putus, terus dia minta balikan lagi" ucap afan
"Dia hianatin gue fan, dan mungkin dia menyesal karna udah hianatin gw" jawab devita
"Ooh gitu" ucap afan
Mereka pun melanjutkan memakan ice cream mereka.
Afan dan devita sekarang sudah selesai memakan ice cream dan meraka sedang bayar dan ingin pulang.
Afan dan devita sekarang sudah selesai memakan ice cream dan meraka sedang bayar dan ingin pulang.
"Mba, tadi coklat vanilla strobery 1, coklat vanila satu jadi berapa mba tanya afan
"Satu rasa 10 ribu mas, jadi 5 rasa, berarti 50 ribu mas" ucap kasir tersebut
"Nih mba, yg 3 rasa" ucap devita mengeluarkan uang 30 ribu
"Udah gak usah biar gue aja" ucap afan lalu memberikan uang 100 ribu
"Eeh jangan dong kan gue juga ada uang, biar gue bayar punya gue" ucap devita
"Gak usah" jawab afan
"Udah kak di bayarin sama pacar nya terima aja, ini mas kembaliannya" ucap kasir tersebut lalu memberikan kembalian afan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomanceMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
