bab 50

883 52 17
                                        

"Sayang, kamu mau lauk nya apa?" tanya devita kepada afan

Afan tidak menjawab. "Mami mau ayam" ucap afan kepada metta

"Itu kan ayam nya disamping Devi, minta ambilin sama Devi masa sama mami" ucap metta

Afan pun terdiam.

Devita sendiri ia memberikan ayam nya kepada afan "nih sayang" ucap devita

"Hmm"

"Afan kok bisa secuek ini sih sama gue, gue jadi kangen sama dia yang bucin ke gue" batin devita

"Kasian Devi, dia harus ngadepin sifat afan yang cuek itu, dia jadi kaya dekel yang harus ngadepin ketos cuek ini" batin mala

Setelah selesai makan. Mereka semua berkumpul di ruang tamu, terkecuali metta yang ke kamar nya untuk melihat ciara.

"Sayang, kamu marah sama aku" ucap devita kepada afan

Afan sama sekali tidak menjawab ia lebih memilih melihat ponsel nya.

"Sayang" panggil devita

"Afan, sayang"

"Sayang, jangan diemin aku dong"

Sudah tiga kali devita memanggilnya namun ia tetap melihat handphone nya.

"Ada pacar kamu loh ini, kamu malah fokus sama handphone kamu" ucap devita yang sudah mengambil handphone afan

"Balikin" ucap afan

"Gak, bilang dulu kenapa"

"Balikin" ucap afan lagi

"Nggak, kamu kenapa sih jadi cuek gini sama aku" ucap devita

"Balikin Devi" ucap afan

"Nggak, kamu kenapa sih, kamu marah sama aku karena aku tinggal, iya?"

Afan menatap devita "Kalau udah tau gak usah nanya" ucap afan

"Sayang maaf, aku gak bermaksud buat tinggalin kamu, aku liat kamu udah tidur nyenyak jadinya aku tinggal sebentar buat bantu mami sama mala"

"Hmm"

"Bilang iya dulu jangan hm hm hm" ucap devita

"Iya" jawab afan singkat

"Sayang nya mana?"

"Sayang" ucap afan

"Kok dipisah gitu, bilang nya itu iya sayang" jelas devita

"Iya sayang" ucap afan dengan cuek

"Udah kan?" tanya afan

Devita terdiam dan ia pun mengembalikan handphone afan. Dan afan langsung bangkit dari duduknya untuk ke kamar nya.

"Dev, biarin dia tenang dulu" ucap mala

Devita mengangguk. Ia menyandarkan kepalanya dibahu mala. "Sifat dia tuh sebenarnya gini dev, makanya sering dipanggil ketos cuek" ucap mala

"Oh ya?"

"Iya, tapi setelah dia kenal lo, dia gak ada cuek-cuek nya, malahan gue lihatnya dia bucin banget sama lo"

"Iya, gue baru kali ini dicuekin segitu nya sama dia, padahal cuma gara-gara gue tinggal bentar" ucap devita

"Ya gitu deh, mungkin karena dia lagi sakit, makanya manja gitu" ucap mala

Saat afan sedang berjalan ditangga, tiba-tiba ia berteriak kesakitan.

Mala dan devita langsung menghampiri nya. "Afan kenapa?" tanya mereka ber2

Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN- Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang