"Maksud kalian apa hah" Jenny langsung mendorong mala
Devita berdiri dan langsung mendorong Jenny "Heh jangan main kasar dongg" ucap devita
"Elo yang apa-apa an lo siapa hah, lo anak baru, lo gatau kita siapa" ucap Jenny
"Siapa emang hah, tapi gw gamau tau sih, karna ngapain juga gw tau tentang orang yang ga penting" ucap devita dengan kekehan nya, mala dan violetta tertawa mendengar ucapan devita yang sangat berani berbicara seperti itu
Mendengar ucapan devita, Jenny langsung mengangkat tangan nya ia ingin menampar devita.
"JANGAN MACEM-MACEM LO" ucap afan sembari menahan tangan Jenny
"Lepasin"
Afan menghempas tangan Jenny ke bawah.
"Udah lah guys, kita pergi aja, ngapain ngeladenin mereka" ucap bella
"Udah-udah jen, kita pergi aja"
"Liat tuh, mereka cari masalah karna kamu masih ada masalah cewek itu" ucap devita setelah kepergian anak thebest
"Kok kamu nyalahin aku sayang"
"Yaiyalah kalau bukan lo, siapa lagi yang salah" ucap devita
"Kok jadi lo-gw gini"
"Kenapa emang, salah" ucap devita sembari bangkit dari duduknya
"Guys gw mau pindah meja aja" ucap nya berlalu
"Sayang" hendak afan berdiri mala menghentikan nya
"Udah fan, biar gw sama vio yang ngomong sama dia" ucap mala
"Bener tuh, biar gw sama vio aja yang ngomong kalau lo ajak dia ngomong sekarang dia bakal lebih ngambek sama lo" ucap violetta
Afan pun mengurungkan niatnya. Ia kembali duduk ditempat nya sembari melihat ke arah devita yang duduk di meja di depan nya.
Rakha menepuk pundak afan "Udah lah fan, biarin mala sama vio yang bicara sama devi" ucap nya kepada afan
"Iya"
"Lagian ini ga salah lo kok fan, karna kan jameela nya aja yang ngaku-ngaku jadi mantan lo, padahal kapan jadian nya coba" ucap eby
"Tapi kan by, si ketos cuek kita ini pernah suka sama jameela jadi dia merasa dia tuh pernah di cintai gitu sama afan" ucap rakha
"Iya juga ya"
"Udah lah, itu kan masalalu, lagian sekarang gw udah punya devi, dan hati gw cuma buat dia" ucap afan
"Iya-iya"
Disisi lain. Mala dan vio menghampiri devita yang hanya diam menunduk.
"Dev, kenapa? lo ngambek sama Afan?" Tanya mala yang baru saja duduk di samping devita
Devita hanya diam dan tidak menjawab.
"Dev, kita tahu lo lagi marah, tapi kita juga mau bantu. Apa yang bisa kita lakuin?" Ucap violetta yang duduk di depan devita
Devi menghela napas dan memandang ke bawah. "Gw ga tahu... gw cuma khawatir kalau Afan bakal deket lagi sama dia."
Mala memandang devita "Tapi Dev, lo tahu Afan begitu mencintai lo. Dia gak akan ninggalin lo buat cewek lain." Ucap mala
Devi memandang Mala dengan mata yang sudah basah "gw harap begitu... gw gamau kehilangan Afan."
Mala langsung saja memeluk devita. "Tenang aja Dev, lo itu punya afan, dan afan itu punya lo"
Afan melihat Devi yang sedang berpelukan dengan mala dan ia memutuskan untuk mendekatinya. Dia berjalan ke meja Devi dan duduk di sebelahnya.
"Sayang? Kenapa kamu ngambek sama aku?" Ucap afan yang saat ini sedang menggenggam tangan devita Namun ditepis oleh nya
Devita tidak menjawab dan memandang ke bawah.
"Sayang, aku tahu kamu khawatir sama aku dan dia, tapi aku mau ngejelasin kalau aku gak punya perasaan apa pun buat dia. Aku cuma mencintaimu" ucap afan dengan penuh ketulusan
Devi memandang Afan dengan serius "Aku gak tahu, sayang... Aku cuma khawatir kalau kamu bakal dideketin lagi sama dia" ucap devita sembari mengelus lembut pipi afan
Afan tersenyum dan menggenggam tangan devita "Aku gak akan pernah ninggalin kamu, sayang. Aku janji. Aku bakal selalu menjaga kamu dan mencintaimu" ucap afan dengan tulus
Devita memandang Afan dengan mata yang masih basah, tapi dia bisa melihat kesungguhan di mata Afan. Dia merasa sedikit lega dan memutuskan untuk mempercayai Afan.
"Aku percaya kamu, Afan. Tapi aku masih khawatir tentang dia. Apa kamu bisa jelasin apa yang terjadi antara kalian?"
Afan menggangguk sembari menggenggam erat tangan devita dan menghapus sisa air mata devita "Aku bakal jelasin semuanya, sayang. dia itu... dia adalah cewek masa laluku. kita pernah deket, tapi semenjak kita deket banget, aku ngerasa kalau sifat dia itu berubah dia kaya ga cinta, yang aku lihat dia hanya obsesi sama aku, dan kita kepisah karna dia pindah sekolah. Dia mungkin masih punya perasaan buat aku, tapi aku gak punya perasaan apa pun buat dia"
"Aku ngerti. Tapi apa kamu bisa menjaga jarak dengan dia? Aku ga mau kamu terlalu dekat sama dia."
"Aku bakal menjaga jarak, sayang. Aku janji. Aku cuma mau membuat kamu bahagia dan gak khawatir tentang apa pun."
Devita kembali tersenyum dan memeluk afan dengan erat. "Makasih sayang, aku selalu percaya apapun yang kamu bilang, buktiin semuanya ke aku yah" ucap devita
Mala dan violetta yang melihat pemandangan tersebut tersenyum.
"Akhirnya mereka baikan juga ya" ucap violetta kepada mala "iya namanya juga hubungan vio, bisa aja kan ada kesalahpahaman" ujar mala
"Lo bener mal, kalau kesalahpahaman itu ga diselesaikan, ya jadinya ga bakal baikan"
Rakha dan eby mendekat saat melihat afan dan devita berpelukan. "Udah baikan kan mereka" tanya rakha
"Udah sayang" jawab mala
"Syukur deh kalau gitu" rakha duduk disamping mala begitu juga dengan eby yang sudah duduk disamping violetta
"Ini pesanan kalian" ucap anak ibu kantin namanya aini.
"Makasih aini" ucap mereka semua secara serentak "iya sama-sama"
Mereka pun menikmati makanan mereka masing-masing.
Setelah selesai makan mereka pun keluar dan berjalan di Koridor sekolah.
"Fan, lo tau gak besok kita bakal bertanding dalam pertandingan basket antara sekolah kita sama sma merdeka?" Ucap rakha kepada afan
"Iya gw tau, kan udah di umumin di ruang osis" jawab afan
"Oh iya"
"Sayang kamu nonton kan besok" tanya afan kepada devita yang berada disamping nya
"Iya sayang, aku bakal nonton pertandingan itu dan mendukung kalian" ucap devita
Mala mengangguk. "Gw juga mau nonton, Kalian pasti bakal menang"
"Iya, kalian kan paling pinter bermain basket, gw percaya kalian bakal menjadi juara" ucap violetta
"Terima kasih, kita emang hebat, kita bakal berusaha sebaik mungkin buat menang" ucap rakha
"Iya, kita gamau buat kalian kecewa. kita bakal bermain dengan semangat" ucap afan
"Dan kita juga bakal membuat strategi yang baik buat mengalahkan lawan kita." Sambung eby
**************
Hay-hay guys, balik lagi sama cerita aku (ketos cuek tapi bucin)
Gimana bab yang ini guys?
Suka gak?
Jangan lupa vote and komen ya.
Semangat puasanya buat kalian.
Jumpa lagi di bab selanjutnya ya babayy👋🏻❤
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomanceMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
