"Eh mal, bentar"
"Kenapa?"
Mala ikut duduk disamping afan.
"Gue kesini sebenarnya mau kasih tau devi tentang penyakit gue"
"Fan, sekarang banget?"
"Iya sekarang, soalnya gue mau ikutin kata mami buat oprasi"
"What, kenapa gak bilang dulu sama gue, lo gak bisa ngasih tau secara tiba-tiba fan, lo harus atur waktu dulu"
Afan terdiam, "lo bener mal, jadi gue harus gimana?"
"Lo harus atur waktu yang tepat dulu"
"Gue minta bantuan lo ya mal, gue takut dia bakal benci gue"
"Lo bisa andelin gue fan"
"Emang kapan lo mau operasi nya?"
"Libur sekolah, kenaikan kelas"
"Seminggu lagi kita mau ujian kenaikan kelas, dan kita bakal libur selama 2 minggu, berarti lo mau masih ada waktu 1 minggu buat atur waktu cerita ke Devi tentang semuanya"
"Iya"
Hening beberapa menit.
"Yaudah gue panggilin devi nya ya fan, lo tunggu aja disini"
"Siap"
Mala melangkah pergi untuk kembali ke kamar devita.
Di kamar devita.
"Hay guys"
"Lama banget mal, ngapain aja dibawah?" tanya violetta
Mala duduk di samping devita. "Dev, ada afan tuh dibawah"
"Afan?" tanya devita
Violetta terlihat kaget. "What, afan, ngapain dia keisni?"
Mala melempar bantal yang langsung mengenai wajah violetta. "Vio, nyambung mulu dah" kesal mala
Violetta sebenarnya ingin membalas namun dihentikan oleh devita.
"Udah-udah, ngapain dia mal?" tanya devita
Mala menoleh menatap devita. "Katanya mau ketemu sama lo"
"Dia dimana, di ruang tamu ya?"
"Iya, sebenernya gue ajak naik, tapi dia gak mau, dan gue juga mikirnya gak usah lah ya, jadi lo aja yang turun gue sama vio disini aja"
"Yaudah, gue turun dulu, kalau butuh apa-apa panggil aja"
"Iya"
Devita langsung melangkah turun ke bawah. Dan saat sampai di ruang tamu ia tersenyum tipis melihat afan yang sudah menatap nya sejak turun dari tangga.
"Hai" sapa afan
Devita tersenyum tipis. "Hai" sapanya balik
Saat ini devita ikut duduk di sofa, namun tidak disamping afan.
"Ngapain kesini pagi-pagi?"
"Emang pacar gak boleh mampir kerumah pacar nya sendiri?"
Devita kembali tersenyum. "Boleh-boleh aja, gak ada larangan," devita memalingkan wajahnya ke samping. "tapi gak yang gak ngabarin gini juga" ucap devita seperti nada menyindir.
"Maaf kamu ngomong sama siapa, aku di sini sayang,, lagian nih yaa aku udah kabarin cantik.. kamu yang gak balas chat aku" ucap afan yang setelahnya ia langsung cemberut karena devita
"Masa sih"
Devita langsung mengambil handphone nya yang tadinya ia letakkan di meja didepannya.
Devita membuka nya dan melihat chat dari afan. Dan ternyata banyak sekali pesan dari afan yang terkirim pada dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomanceMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
