bab 14

2.1K 117 1
                                        

Di sekolah.

"Guys kita kumpul dikelas dulu atau dilapangan" tanya vio

"Kayanya dikelas dulu deh" jawab devita

Mereka bertiga pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke kelas mereka dulu sebelum berkumpul di lapangan.

Jam 07.40 semua siswa-siswi dipanggil untuk berkumpul dilapangan.

"Baik semuanya kita kumpul disini dulu sebelum berangkat, semua siswa harus kumpul dulu sebelum jam 08.00,kalau udah jam 08.00 semua udah kumpul kita akan langsung berangkat" jelas rakha kepada semua siswa

Setelah semua siswa sudah berkumpul semua, jam sudah menunjukkan pukul 07.55 yang artinya 5 menit lagi mereka berangkat.

"Apakah semua nya sudah berkumpul" ucap afan

"Sudah" jawab semua siswa

"Oke, ini udah jam 08.00 saatnya untuk kita semua berangkat, kelas 10 di bus pertama dan kelas 11 di bus ke dua oke semuanya" ucap afan

"Oke ka" sahut siswa kelas 10

Semua siswa kelas 10 sudah masuk ke bus mereka.

Kelas 11 juga sudah ada di bus mereka, akan tetapi mereka bingung mencari kursi mereka karna sudah ada nama di masing-masing tempat.

Kalau kelas 12 mereka gak ikut ya guys karna beda tempat untuk kelas 12 mereka pergi nya ke puncak bogor jadi semua guru bagi tugas.

"Gue di mana ya, oh itu dia" ucap devita lalu ia pun melihat kursi miliknya tersebut, dan duduk ditempat nya.

"Eeh sebelahan kita ternyata" ucap devita kepada vio

"Eeh iya, lo disitu dev" tnya vio

"Iya, eh btw mala di mana" tnya

"Hadir" ucap mala menganggkat tangan dibelakang vio

"Ooh disitu" jawab devita sambil mendudukkan dirinya di kursi miliknya

Setelah semua murid sudah masuk sekarang tinggal para guru dan osis yang akan masuk dan duduk di tempat mereka masing-masing.

"Vio lo mau tetap duduk disamping jendela atau pindah ditempat gw ini" tanya eby yang baru saja duduk disamping vio

"Gak papa emang kalo gue ambil kursi lo" ucap vio

"Gak papa, masalah nama kan bisa di ganti" ujar eby

"Oh yaudah, gw pindah yah" ucap vio lalu pindah ke tempat eby dan eby pindah ke tempat vio

"Eh, vio ngapain lo pindah tempat" ucap devita sambil menunduk menoleh ke samping karna disamping nya ada afan

"Gak papa biar lebih mudah kalo mau ngobrol sama lo atau sama mala" jawab vio

Devita hanya mengangguk pelan dengan jawaban vio.

"Lo mau pindah juga" tanya afan

"Nggak, gak usah gue lebih nyaman dekat jendela" jawab devita

Afan hanya mengangguk paham dengan jawaban devita.

Keadaan dibelakang, Rakha dan mala sedang asik mendengar musik sambil memakan snack.

"Rakh mau" ucap mala sambil menyodorkan makanannya

"Boleh, apa nih" jawab rakha sambil memakan satu cemilan dari mala

"Enak la" ucap rakha setelah memakan snack nya tersebut

"Iyakan, gue suka sama snack ini karna rasanya emang seenak itu" jawab mala dan di angguki oleh rakha

************
Devita juga sedang memakan snack nya sekarang dan afan ia hanya sibuk mendengarkan musik dari hp nya.

"Emm fan mau coba" ucap devita sambil menyodorkan satu cemilan miliknya

"Boleh" jawabnya

"Enak nggak?" tanya devita

"Enak" jawab afan

"Mau lagi" ucap devita sambil menyodorkan satu cemilan ditangan nya yang ingin ia makan

"Boleh" jawab afan lalu menarik tangan devita dan memakan cemilan yang ada ditangan devita

5 menit mereka berada dalam keadaan itu saling tatap-tatapan.

"Gue akan secepatnya buat lo jadi milik gue dev" batin afan

"Perasaan apa yang muncul dihati gue ini" batin devita

"Woi ngapain kalian, bengong berdua" ucap vio membuyarkan lamunan afan dan devita

"Eeh nggak, gak papa" jawab devita dan afan yang saling membuang muka

"Hati-hati ntar saling suka lagi" ucap eby diakhiri dengan kekehan nya

"Dih nggak" jawab devita ketus

Afan hanya diam mendengar jawaban dari devita, ia bingung apakah ia harus menyatakan perasaan nya kepada devita.

"Maaf fan kalo gue bilang gitu, gue bingung sama perasaaan gue sendiri, kalau pun gue suka sama lo apa lo bakal suka balik ke gue" batin devita sambil menatap afan

"Kenapa?" tanya afan yang melihat devita sedang menatap nya sedari tadi

"Hah e-enggak gak papa" jawab devita

Saat ini mereka sudah hampir sampai sekarang, mungkin tinggal 1 jam lagi mereka akan sampai di tempat camping mereka.

Devita sedang tidur sekarang sama dengan vio dan mala yang tidur di bahu rakha dan eby tapi tidak dengan devita ia tidur dengan posisi kepala nya di jendela.

"Kasian juga dia, pasti sakit kepala nya" ucap afan sambil membenarkan posisi devita dan kepala devita diarahkan nya ke bahu nya

"Anak-anak siap-siap yah kita bentar lagi sampai" ucap salah satu guru

"Baik bu" jawab sebagian siswa yang bangun karna sebagian nya sedang tertidur

"Bangunin nggak ya" ucap afan sambil menatap wajah devita

"Vio bangun dulu, kita udah mau sampai" ucap eby

"Hmm"jawab vio lalu ia mulai membuka matanya

"Gue ketiduran yah" ucap vio setelah bangun dari tidur nya

"Iyaa" jawab eby

"Oh, maaf yah jadi senderan ke lo" ucap vio

"Iya gak papa santai" jawab eby

Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN- Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang