bab 70

720 45 7
                                        

Afan mendekati devita menggenggam tangannya dengan dan mengecupnya.
"Sayang.." tetesan demi tetesan jatuh begitu saja dari wajahnya
Mendengar suara isakan membuat devita terganggu dari tidur nya.
Ia menatap ke arah afan yang sedang memejamkan matanya sembari mengecup tangan devita tanpa melepaskan nya.

"Lepasin"

Afan membuka matanya dan langsung memeriksa tubuh devita. "Apa yang sakit sayang?"
"Hati gue"

Afan terdiam. "Sayang, apa, kenapa?"
"Pikir sendiri"

"Kamu sakit hati karena aku?"

"Ya lo pikir aja sendiri"

"Kamu kenapa kok gini"

"Udah lah, lepasin tangan gue, dan lo keluar dari sini"

"Gak"

"Keluar"

"Gak mau"

"Keluar AFAN"

Afan teridam kala mendengar bentakan dari devita, afan sangat tau kalau devita sudah seperti ini sangat susah untuk dibujuk

Afan sama sekali tidak melepaskan genggaman tangan nya, ia kembali mengecup tangan devita, "aku gak tau kalau ini semua jadi salah paham sayang, aku sama sekali gak ada niat buat bikin masalah kayak gini, kamu salah paham sayang, intinya dihati aku cuma ada kamu, sekali kamu tetap kamu"

Devita terdiam, air matanya tiba-tiba saja mengalir, "aku butuh waktu"

"No, kamu butuh aku disamping kamu"

"Gak, aku butuh waktu, pergi kamu dari sini"

"Sayang, pliss, kamu boleh pukul aku,
kamu boleh marahin aku, tapi plis jangan jauhin diri dari aku"

Afan membawa devita ke pelukan nya. Devita memukul dada afan dengan keras. "Jahat, kamu jahat"

"Iya-iya afan jahat"

"Kamu jahat, aku benci kamu"

"Iya sayang iya"

Setelah lelah memukuli afan, devita terdiam, merasakan hangat nya tubuh afan. "Maaf"

Afan tersenyum mendengar ucapan devita, ia melepaskan pelukan nya. "Aku yang salah sayang"

"Tapi aku salah mukulin kamu, sakit ya" devita mengelus dada afan dengan lembut, "sakit ya?"

Afan terdiam, Lalu tersenyum. "Iya sayang, sakittt"

"Dimana, sini aku elusin, maaf ya"

"Sakitt"

"Maaff"

"Eh jangan nangis sayang, gak sakit kok"

"Bener?"

"Iya bener"

Devita memeluk afan dengan erat. "Aku gak percayaan ya sama kamu?, aku salah"

"Gak papa sayang, aku malah suka kamu kayak gini, karena dibalik ini semua kamu pasti sayang bangett sama aku"

"Hm.. Iya"

"Udah sekarang kamu rebahan lagi lagi ya, istirahat, masih pusing gak kepalanya?"

"Enggak, udah sembuh"

"Karena aku?"

"Ya enggak lah, orang sembuh sendiri"

"Gak seru ah"

"Jangan ngambek dong"

"Ya kamu bikin aku kesel"

"Sebenarnya yang berhak kesel disini siapa ya"

Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN- Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang