bab 82

561 43 10
                                        

"Jangan pernah sesalin semuanya dev, inget penyesalan selalu datang diakhir, gue harap lo masih bisa berpikir dengan akal sehat lo, mana yang baik, dan mana yang enggak"

Eby langsung berlalu dari sana. Meninggalkan devita yang terdiam karena diri nya.

Apa salah gue kecewa, mereka bahkan gak mikirin perasaan gue.
Devita memandang sendu jalan yang basah karena hujan yang sangat lebat.

"Hay dev"

"Devi"

Devita menengok sebentar, lalu kembali menatap jalan. "Kenapa?"

"Nih minum, lo pasti haus"

"Thanks"

"Sama-sama"

"Lo kenapa lagi, gue lihat tadi lo sempet ada sedikit debat sama eby, apa gue salah liat?"

Devita menggeleng.

"Dia suruh gue berpikir secara sehat buat mikir mana yang baik mana yang enggak, berarti maksud dia pikiran gue gak baik gitu?"

"Bukan gitu dev, mungkin maksud eby lo harus mikir dua kali buat semua keputusan yang lo ambil jangan sampai lo menyesal karena keputusan lo"

"Lo kok jadi ikut bilang gue salah?"

"Enggak, gue gak bilang gitu"

"Pergi aja lo, sana, gue gak butuh orang yang awalnya ngedukung tiba-tiba terbawa arus orang lain"

Dika menghela napas, lalu ia duduk di kursi depan devita. Kayaknya dia lagi gak bisa berpikir bahwa pilihan dia salah, apa dia emang trauma di bohongin, tapi harusnya dia masih bisa berpikir, tapi ini dia malah salah ambil keputusan.

"Kenapa duduk?"

"Ya karena gue mau nemenin lo, gue gak mungkin ninggalin lo sendirian"

                         __________

"Fan, sadar pliss, fan gue gak mau ditinggalin"

Mala terus saja menangis didepan ruang operasi.

"Dia bakal bangun, dia bakal bangun kok, tenang ya"

Rakha terus saja memeluk mala sembari menenangkan nya.

"Aku gak mau ditinggalin"

"Dia gak akan ninggalin kita"

Violetta juga sebenarnya ikut terisak namun disela-sela nya, ia menyempatkan diri untuk merekam semua nya. Gue yakin ini bakal berguna nanti nya. Apalagi buat devi. Gue pastiin dia nyesel putusin hubungan sama kita tanpa dengerin penjelasan.

"Kenapa kok direkam?" tanya eby yang melihat violetta merekam mala dan rakha di ruang operasi

"Ini bakal berguna kok nantinya"

"Gak usah kasih tau devi, dia udah gak perduli lagi juga"

"Maka dari itu dia harus tau nanti nya, supaya ada penyesalan buat dia"

"Kamu yakin?"

"Aku yakin"

Sebenarnya gue gak tega buat kasih tau ini nantinya sama lo dev, tapi gue tau nanti lo pasti bakal merasa lo itu bener, tanpa lo mikirin orang yang jaga perasaan lo, lo udah beruntung dapat afan yang bener-bener cinta sama lo, tapi lo malah buang dia cuma karena kecewa, gue yakin kecewa itu cuma sebentar, tapi ego lo yang gede.

"Gak usah terlalu banyak mikir"

Violetta langsung mengangkat pandangan nya dan kembali memasukkan handphone nya ke dalam tas nya.

Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN- Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang