"Kok afan nya pulang gak pamitan dulu dev, buru-buru banget emang?"
Saat ini devita, mala dan violetta sedang kumpul bersama dikamar devita.
"Nggak juga sih, cuma dia mungkin gak mau kesini cuma buat pamitan doang"
"Yaudah lah mal gapapa juga" sahut violetta
Mala mengangguk paham.
"Oh ya dev udah jam makan pagi nih, kita mau masak atau pesen makanan aja?" tanya violetta
"Terserah kalian aja sih" jawab devita
"Gimana mal?"
"Pesen aja vio, kalau harus masak dulu males juga, jadi pesen aja, sekalian kita makan nya di sini aja"
"Oh iya bener juga"
"Yaudah kita pesen makanan aja, kalian mau apa?"
"Pesen nasi goreng aja"
"Lo nasgor juga gak dev?"
"Iya samain aja udah"
"Okedeh, gue pesen nasi goreng nya 3, sekalian es teh 3"
"Dev, lo banyak banget nyimpen buku-buku disini, ini buku apaan?"
Devita menoleh ke arah violetta yang sedang melihat-melihat buku miliknya di meja belajar.
"Eh vio, jangan dibuka"
Violetta yang sudah membuka bukunya pun menjauhkan buku nya dari jangkauan devita. "Bentar dev, gue mau baca yang halaman pertama aja plis"
"Jangan, ini buku isinya semua tentang perasaan gue, jangan dibaca ah gue malu"
"Iiihhh ngapain malu, udah bentar dulu"
Mala yang melihat mereka ber2 yang terus bertengkar menggeleng kan kepalanya, sembari ia mendekati violetta dan mengambil alih buku yang ada di tangan violetta.
"Malaaa" rengek devita
Mala membuka buku tersebut, dan melihat catatan dihalaman pertama.
"aku bertemu banyak sekali manusia didalam hidupku, bahkan mungkin jumlahnya sudah sampai jutaan? ntah aku pun tak tahu. tapi dari sekian banyak nya orang yang ku temui kenapa yang bisa membuat ku sebahagia ini hanya kamu? kamu mengerti semua yang aku butuhkan, kamu selalu ada disaat aku butuh, kamu bahkan selalu ada menenangkan disaat aku sedang sedih . terimakasih karena sudah hadir di hidup ku, aku harap kamu akan selalu ada bersama ku, menemaniku hingga akhir waktu. terimakasih, aku sangat mencintaimu"
"Ini buat afan dev?"
Devita pasrah karena catatan nya sudah dibaca oleh mala. "Iya, itu gue baru-baru ini kok nulis nya"
"Lo dan afan pasti selamanya kok dev" ucap violetta
Devita menghembuskan nafasnya pelan, ia berjalan menuju kasurnya dan duduk disana. "Gue tau, tapi sekarang afan udah berani nyembunyiin sesuatu dari gue" ucapnya sembari menunduk
Mala dan violetta saling pandang, sampai akhirnya mala mengeluarkan handphone nya dan memotret catatan yang tadinya ia baca dan mengirimkan nya kepada afan.
Violetta mendekat kepada devita. "Dev, apa maksud lo?"
"Gue gak tau, gue ngerasa sekarang ada kebohongan diantara gue dan afan"
Mala mendekat. "Dev, kalau afan ada nyembunyiin sesuatu dari lo, itu pasti belum saat nya lo tau aja, gak mungkin dia sengaja nyembunyiin sesuatu sama lo"
"Gue tau mal, mungkin bukan waktu yang tepat buat dia ngasih tau ke gue, cuma gue gak mau ada kebohongan diantara kita, dia gak bisa terus jalanin hubungan ini dengan adanya kebohongan"
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomanceMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
