Gosip yang beredar tentang devita adalah bahwa ia memiliki hubungan rahasia dengan seorang siswa bernama rendi. Yang dimana gosip tersebut menyatakan kalau devita berselingkuh dari afan disaat afan sedang ditugaskan untuk ke sekolah lain.
Dan saat ini mereka tidak bisa meminta kebenaran dari Rendi karena rendi sedang tidak masuk dihari ini. Kalau saja rendi ada devita akan membawa nya kepada afan untuk menjelaskan bahwa mereka tidak ada menyimpan hubungan.
Afan menatap devita dengan mata yang penuh keraguan. "Aku gak tau apa yang harus aku percayai, Dev. Aku denger kamu punya hubungan sama rendi"
Devita terkejut mendengarnya "Apa? Gak afan!, aku gak pernah punya hubungan sama rendi, jadi kamu percaya sama gosip itu"
Afan terdiam mendengar ucapan devita.
Devita mengambil nafas dalam-dalam dan berbicara dengan suara tegas. "Asal kamu tau, yang nyebarin gosip ini jameela, mantan kamu itu udah fitnah aku, dan dia mau kita putus"
Afan terkejut mendengar nya. "Kamu beneran?"
"Ngapain aku bohong, kamu tuh sebenarnya percaya sama aku, atau sama dia" ucap devita
"Aku bakal selalu berpihak sama kamu sayang" ucap afan
Devita tersenyum mendengarnya "afan, aku janji sama kamu kalau aku gak pernah punya hubungan sama siapapun selain kamu, karena cuma kamu yang ada dihati aku"
Afan menatap devita dengan mata yang penuh kasih sayang. Ia sekarang lebih percaya kepada devita dan ia membuang keraguan nya sejauh mungkin.
"Maafin aku sayang" kata afan dengan suara yang lembut. "Aku gak seharusnya ragu sama kamu"
Devita tersenyum dan memeluk afan. "Aku gak pernah marah, afan. Aku cuma mau kamu percaya sama aku"
Mereka berdua pun berpelukan dengan erat menunjukkan bahwa mereka telah kembali bersama...
Di hari berikut nya jameela sedang duduk dikantin sekolah. Merenungkan kegagalan rencananya untuk memisahkan afan dan devita.
Ia merasa marah dan kecewa karena rencananya tidak berhasil.
Tiba-tiba rendi, siswa yang menjadi subjek gosip mendekati jameela.
"Jameela, apa yang lo lakuin?" tanya rendi dengan suara marah
Jameela terlihat terkejut "apa yang elo maksud?" tanya jameela seolah tidak tau apa-apa
Rendi menjawab, "gue tau kalau lo yang mulai gosip tentang Devi sama gue"
Jameela tidak menjawab ia hanya menatap Rendi dengan kesal.
Rendi meminta jameela untuk berhenti memfitnah devita. "Jameela, gue gak tau apa yang elo dapatin dari memfitnah devi"
Jameela terlihat marah. "Gue gak memfitnah siapa-siapa! Gue cuma ngasih tau tentang kebenarannya" kata jameela
Rendi menggeleng kan kepala nya "kebenaran?, lo gak tau apa-apa tentang devi, lagipula lo pasti fitnah devi kaya gitu cuma buat misahin dia sama afan kan"
Jameela tidak menjawab. Ia hanya menatap Rendi dengan kesal.
Tiba-tiba afan dan devita mendekati mereka.
"Jameela apa yang udah lo lakuin hah" tanya afan dengan tegas
Jameela terlihat terkejut. "Aku gak lakuin apa-apa" kata jameela
Devita tidak percaya "jameela, lo gak bisa bohongin kita lagi. Kita udah tahu kalau lo dalang dari semua masalah yang ada" kata devita
Jameela semakin marah dan berusaha balas dendam. Ia mulai bicara dengan suara yang keras dan penuh emosi.
"Gue gak perduli apa yang kalian pikir tentang gue, yang gue mau afan balik lagi sama gue" kata
jameela
Afan dan devita terlihat khawatir. Mereka tidak tahu apa yang akan jameela lakukan lagi.
Rendi berusaha untuk memenangkan jameela. "Jameela, stop! Lo gak perlu ngelakuin ini" kata Rendi
Tapi jameela tidak mendengar kan. Ia berjalan menjauh, meninggalkan afan, devita, dan Rendi yang khawatir.
"Keesokan harinya, afan dan devita menemukan bahwa jameela telah memasang Poster-poster yang menghina devita diseluruh sekolah.
Afan dan devita marah saat mengetahui nya. Mereka benar-benar tidak habis pikir dengan jameela.
Afan dan Devita memutuskan untuk menghadapi Jameela dan menghentikan kegiatan-kegiatannya yang jahat. Mereka berdua pergi ke kantor kepala sekolah untuk melaporkan kejadian tersebut.
Kepala sekolah terlihat sangat marah dan kecewa ketika mendengar tentang kejadian tersebut. "Saya akan segera mengambil tindakan untuk menghentikan kegiatan Jameela," kata kepala sekolah.
Afan dan Devita merasa lega karena kepala sekolah akan mengambil tindakan. Mereka berdua kembali ke kelas.
Kepala sekolah memanggil Jameela ke kantornya. Jameela terlihat sangat marah dan tidak peduli ketika ia memasuki kantor kepala sekolah.
"Jameela, saya telah menerima laporan tentang kegiatanmu yang tidak pantas," kata kepala sekolah. "Kamu telah memasang poster-poster yang menghina Devita dan membuat suasana sekolah menjadi tidak nyaman."
Jameela tidak menjawab. Ia hanya menatap kepala sekolah dengan mata yang penuh dendam.
"Oleh karena itu, saya memutuskan untuk memberikan sanksi kepada kamu," kata kepala sekolah. "Kamu dinyatakan diskors selama satu minggu."
Jameela tidak menjawab. Ia hanya menatap kepala sekolah dengan wajah yang kesal.
"Oleh karena itu saya memutuskan untuk memberikan sanksi kepada kamu" kata kepala sekolah "kamu dinyatakan akan diskors selama satu minggu."
"Pak gak bisa gitu dong, saya juga ada maksud dalam melakukan semua itu" bantah jameela
"Jameela kalau kamu membantah ucapan saya, saya bisa saja mengeluarkan kamu dari sekolah ini" ucap kepala sekolah
Jameela terlihat marah dan kesal. Ia berjalan keluar dari kantor kepala sekolah dengan wajah yang kesal.
Hari berikutnya devita dan afan sedang berjalan di Koridor sekolah ketika mereka melihat dua orang teman mereka, vio dan eby yang baru saja kembali setelah mengikuti lomba.
Vio dan eby terlihat sangat senang ketika mereka melihat devita dan afan. "Hay dev, afan" kata vio dan eby bersamaan
Devita dan afan tersenyum berjalan menuju ke arah vio dan eby. "Hay vio! Hay eby! Gimana lomba kalian?" ucap devita
"Alhamdulillah kita menang, gue juara dua hehehe" jawab violetta dengan kekehan nya
"Kalau lo by?" tanya afan
"Gue juara 1 dongg" jawab eby dengan bangga
"Wahh, congrats ya kalian juara satu dan dua itu hebat banget" ucap devita
Semuanya pun tersenyum mendengar ucapan devita
Hening beberapa menit setelah ucapan terakhir devita.
"Eh, apa yang terjadi disekolah, kita dengar kalau ada sesuatu yang gak beres" kata vio.
Eby menambahkan, "iya kita dengar kalau jameela bikin ulah lagi ya"
***********
Hay-hay guyss. Yeyy akhirnya afan percaya juga sama devi dan gak sempat buat asing sama devi.
Gimana bab yang ini, kalian suka ga?
Pantengin terus ceritanya. Jangan lupa vote and komen babayyy❤ 👋🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomansaMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
