bab 56

769 47 15
                                        

Devita terus saja bergelut dengan pikiran nya, sampai pada akhirnya ia menyerah. "Yaudah lah mereka kan sepupu, tapi kenapa bisa sedeket ini ya"

Devita kembali menyimpan handphone nya di tas nya.

Tit...

"Hay sayang maaf ya lama"

Afan ia baru saja sampai dirumahnya.

"Hmm"

"Mau langsung?"

"Iya"

"Udah pamit sama mami?"

"Udah"

"Yaudah yok"

Devita naik ke motor afan tanpa reaksi apapun. Bahkan wajahnya hanya cuek kepada afan.

"Ayo" ucap devita yang melihat afan sama sekali tidak menjalankan motornya.

"Peluk dulu"

Devita melihat ke badan afan tanpa menggerakkan tangan nya untuk memeluk afan.

"Gak usah"

"Kenapa, biasanya juga gitu"

"Kan itu biasanya"

"Kamu kenapa sih lagi marah?"

Devita menggeleng.

"Kamu ngambek karena aku lama ya"

Devita hanya diam.

"Maaf ya sayang aku lama"

"Kamu sempet kemana?"

"Kemana maksud nya?"

"Ditanya malah nanya balik" ucap devita dengan kekehan nya

"Kemana maksud kamu apa, aku gak kemana-mana aku cuma anterin mala kerumah nya"

"Sempet mampir dulu ya" ucap devita

"Mampir dulu, maksud kamu mampir ke rumah mala?"

"Mampir ke toko"

"Ke toko, aku gak ada mampir ke toko apa-apa" ucap afan

"Aku udah tau, dan udah liat" ucap devita

"Udah tau, udah tau apa, dan udah liat apa maksud kamu, aku gak ngerti" ucap afan

Devita tiba-tiba turun dari motor afan. Dan mengambil handphone nya.

"Nih, lucu banget ya kalian ini, keliatan cocok lagi" ucap devita sembari memperlihatkan handphone nya kepada afan

"Kamu dapat foto ini dari mana?"

"Gak penting dapat darimana nya"

"Sayang aku bisa jelasin, ini aku meluk mala karena ada sesuatu"

"Sesuatu apa?"

Afan terdiam.

"Gak mau ngomong kan kamu sama aku, aku sebenarnya gak papa kalau kamu mau nya gitu, tapi yang aku mau kamu itu bilang sama aku kalau kamu udah gak cinta sama aku"

"Sayang selamanya aku bakal cinta sama kamu" ucap afan dengan cepat

Devita terdiam. "Kamu beneran gak mau ngasih tau aku, kamu sama mala kenapa, mala juga kenapa?"

"Sayang kali ini aku minta maaf, ada sesuatu yang lebih baik kamu gak tau"

Devita terdiam. "Yaudah kalau gitu"

Afan menarik devita ke pelukan nya.
"Maaf ya, aku harap kamu ngerti, lagipula aku sama mala itu saudaraan, jadi kita gak mungkin saling sayang melebihi saudara"

Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN- Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang