Beberapa hari telah berlalu, dimana saat ini semuanya berkumpul dirumah afan melihat kondisi afan yang sudah semakin baik.
"Seneng nih gue liat lo bisa ketawa-ketawa kayak gini bukan kayak kemaren-kemaren" ucap eby
Semua menatap ke arah eby dengan senyum.
"Ya inilah kita yang sebenarnya bukan yang kemaren-kemaren selalu sunyi, dan satu lagi nih yang selalu ngelamun sendiri" ucap mala sembari melirik ke arah devita
Devita sendiri hanya tersenyum tipis, afan tersenyum dan menarik devita kepelukan nya.
"Kamu pasti udah rindu banget ya sama aku" ucap afan
Devita mendongak menatap afan. "Ya kamu pikir sendiri lah, siapa coba yang gak kangen sama pacar aku yang paling manja ini" ucap devita
"Yaiyalah, pokoknya kamu harus selalu ingat sama aku"
"Dasar bucin" ucap semua yang berada disana, afan sendiri ia hanya diam sembari memeluk devita dengan erat
"Tapi lo gak tau kan lo tuh ketinggalan banyak tentang devi disekolah"
Afan lamgsung menatap mala. "Apa?"
"Lo gak tau kan kalau di sekolah ada drama dan Devi yang meranin drama itu sama cowok lain" ucap mala
Afan langsung bangun dari sandaran nya di bahu devita.
"Bener sayang?" tanya afan
Devita hanya diam sembari menaikkan bahu nya.
"Sayanggg yang bener, ngomong sama aku, bener kata mala?"
"Iya bener" jawab devita
"Kenapa?"
"Kenapa apa?" tanya devita balik dengan raut wajah bingung
"Kenapa kamu terima"
Devita menunduk. "Maaff, maafin aku yang gak nolak itu"
"Kamu lupain aku" ucap afan
"No, gak ada sedikit pun aku lupain kamu"
"Terus, kenapa harus diterima, kan ada yang lain, mala gitu, atau si violet nih" ucap afan
"Enak aja" ucap mala dan vio barengan
"Mentang-mentang gue gak ada kalian gak larang devi buat terima itu" ucap afan
"Gak gitu fan, lagian kan itu cuma drama" ucap mala
"Bener fan, kita emang dukung itu semua tapi ya kita tetap inget kok kalau lo itu cowok nya devi, seseorang yang devi cintai" ucap violetta
Afan hanya diam mendengar ucapan mala dan violetta. Ia lebih memilih untuk bangkit dari duduk nya, dan menjauh dari mereka semua.
"Udah gue bilang kan waktu, dan terjadi" ucap devita
"Dev, kita gak tau kalau afan bakal segitunya"
"Ya kalian pikir aja, kalian kan tau dia gimana" ucap devita
"Udah biar gue kan kejar dan jelasin ke dia" ucap mala
Devita menahan mala. "Gak usah, gak akan didengar juga sama dia"
"Ya terus gimana kalau dia gak dibujuk dev" ucap Eby
"Biarin aja dulu, nanti juga dia balik lagi"
"Emang iya?" ucap rakha dan Eby
"Iya udah biarin aja"
Beberapa menit berlalu dan benar saja kalau afan kembali lagi ke ruang tamu tempat devita dan lainnya sedang berkumpul.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomanceMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
