Saat ini devita sedang duduk di sofa bermain dengan ciara sedangkan mami afan (metta) ia sedang berbincang dengan afan.
"Kamu udah baik-baik aja kan?"
Afan mengangguk. "Iya mih"
Disisi lain.
"Ciara kamu makin gemes bangett si? Kaka jadi makin gemes dan sayang sama kamu" ucap devita sembari menciumi pipi ciara dengan gemas
"Mami, ciara ini makan nya apa sih kok bisa pipi nya gembul gini" ucap devita kepada metta
"Kamu ini ya ada-ada aja, gemes bangett sama adek ipar kamu ituu" ucap metta dengan kekehan nya
"Biasa mih, dia tuh emang gitu ke gemesan banget sama bocil itu" ucap afan
"Alah kamu juga gitu sama adek kamu" ucap papi afan yang baru saja masuk ke dalam ke ruangan
"Papii" ucap afan
"Kamu emang gitu gak usah ngelak" ucap metta
"Tau ah bete"
Devita langsung tertawa melihat wajah kesal afan.
"Gak usah sok lucu, kamu bukan ciara" ucap papi afan
"Mas, udah gak usah diejek nanti makin ngambek"
Devita sendiri ia mendekat ke arah afan bersama ciara di gendongan nya.
"Liat deh ciara abang kamu ngambekan banget ya" ucap devita ke ciara
Ciara terlihat menyentuh wajah afan.
Yang lain hanya ke gemesan melihat ciara yang seperti nya ingin membujuk adek nya.
"Gak mau di ajak ngomong pokoknya" ucap afan memalingkan wajahnya
"Udah yok ciara kita keluar yukk, kakak mau bawa kamu jalan-jalan daripada disini" ucap devita
Devita berjalan ke arah pintu, "mami, papi, aku izin bawa ciara jalan-jalan sekitaran sini ya" ucap devita
"Iya sayang, kamu juga pasti capek kan disini" ucap metta
"Yaudah aku keluar ya"
"Dasar gak peka" ucap afan agak keras
Devita yang sudah membuka pintunya kembali menoleh. "Biar apa? Biarin"
Afan hanya tercengang dengan ucapan devita. "Mih, kok dia gitu sihh" ucap afan mengadu kepada metta
"Kamu sih ngambekan banget, ditinggalin kan jadinya"
"Tau ah, capekk"
Diluar ruangan.
"Ada-ada aja abang kamu itu sayang, yaudah kamu ikut sama kakak aja kita jalan-jalan sebentar"
Devita pun membawa ciara untuk jalan-jalan keluar rumah sakit.
Dan ternyata ada seseorang yang sedang berjualan balon. Devita tersenyum melihatnya, "ada yang jual balon sayang, kamu mau gak?" tanya devita
Terlihat ciara mengangguk menjawab pertanyaan devita.
"Okey, Les'go"
Setelah membelikan balon untuk ciara devita memutuskan untuk kembali ke ruangan afan.
"Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumussalam"
"Loh beli balon?"
"Iya mih, soalnya aku liat ada yang jual balon di depan, jadi aku sekalian beliin buat ciara"
"Oh gitu, makasi ya sayang"
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketos Cuek Tapi bucinnn -DEFAN-
RomansaMenceritakan seorang ketos cuek yang jatuh hati kepada seorang gadis cantik bernama Serly Devita Arabella seorang anak baru disekolah afan sang ketos. Akan kan afan bisa mendapatkan hati devita atau bahkan dia tidak bisa mendapatkan hati anak baru...
