Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seara tengah berdiri didepan balkon kamarnya, ia menatap kebawah melihat mobil Nathan melaju menuju keluar.
Hari ini ia akan pergi ke Laboratorium Botani untuk bertemu kembali dengan Yeager. Hari ini Nathan dan Ernando akan membawa berkas untuk penandatangan kerjasamanya.
Seara tidak ikut karena kejadian kemarin. Dan Nathan pun memang tidak mengijinkan Seara untuk ikut kembali karena perjalanan yang cukup jauh.
***
Sayuran-sayuran yang baru saja dipanen itu sudah tertumpuk didepan rumah.
Irene keluar untuk membereskan serta mengemasnya karena nanti sore akan ada orang yang menjemput pesanan sayuran tersebut.
Tak lama dari itu Mortha keluar membantu Irene untuk mengemas sayuran tersebut.
Mortha dan Irene pun menoleh saat ada mobil pick up yang datang kedepan rumah mereka. Mortha mengerutkan keningnya melihat seseorang yang ia kenali.
"Aghata..." Ucap Mortha, ia pun segera berdiri.
Wanita paruh baya dengan penampilan nyentrik itupun menghampiri dengan wajah riang. Tak lupa kipas disalah satu tangannya yang tak pernah lupa ia bawa kemana-mana.
"Sayurannya belum siap" ucap Mortha pada Agatha, lalu mengajaknya untuk duduk di kursi dekat ujung rumahnya.
Wanita itu malah terkekeh. "Ah...tak apa. Aku datang lebih awal karena hatiku sedang berbahagia"
Mortha ikut tersenyum. "Apa hal yang membuatmu sebahagia ini? Apa pesanan bajumu sedang naik?"
Mortha mendekatkan wajahnya pada Agatha karena penasaran.
"Keluarga Bangsawan The Simon" ucap Agatha dengan nada bangganya.
Irene yang tengah terfokus dengan pekerjaannya, langsung terkejut mendengar samar-samar perkataan teman Bibi Mortha itu. Namun dengan cepat ia mengubah ekspresinya dan tetap melakukan pekerjaannya.
Mortha membelalak tak percaya.
"Kau serius? Apa kau bercanda? Benarkah anggota Keluarga bangsawan itu memesan baju di Agatha Taylor's mu itu?" Tanya Mortha.
Agatha terkekeh, dengan ekspresi khasnya. "Sebenarnya bukan anggota keluarga mereka. Tapi salah satu pelayan disana, memesan seragam untuk para maidnya, dan tentu dengan jumlah yang banyak"
"Wow, pasti kau akan mendapatkan keuntungan besar" ucap Mortha.
"Oh tentu, bukan itu saja. Agatha Taylor's ku akan menjadi terkenal di Kota ini, karena keluarga bangsawan sudah pernah memesan baju ditempatku"
Mortha hanya ikut tersenyum bahagia, mendengar jika teman baiknya itupun merasa bahagia.
Agatha mengibas-ngibaskan kipasnya lalu mengerutkan keningnya.