Jam menunjukkan pukul tujuh malam, saat ini Grace dan Theo sedang dalam perjalanan untuk pulang ke mansion. Grace terus-terusan berdumel lantaran kesal dengan Theo. "Jangan pegang gue!" Sentak Grace.
"Diam manis" Ucap Theo.
"Nyenyenye, cepetan anj! gue mau mandi!"
"Mandi tadi?"
"kurang!"
______
Saat sudah berada di mansion, Grace menepati ucapan nya, Perempuan itu langsung masuk ke dalam toilet untuk Bersih-bersih, sedangkan Theo berada di balkon kamar.
Pria yang masih mengenakan Kemeja putih dengan celana berwarna coklat itu duduk di sofa sambil mengisap rokoknya. matahari tak lama akan tenggelam sepenuhnya, langit mulai menggelap dengan hiasan bintang dan bulan yang siap bersinar.
dua kurva milik Theo terangkat membentuk sebuah lengkungan yang indah di pipinya. "Hayo!! senyumin apa?!" Ucap Grace mengangetkan Theo.
Theo yang kaget reflek melempar rokoknya hingga terjatuh. "Ace!" Sentak Theo dan memungut rokoknya yang masih ada setengah, setelah itu mematikan nya di asbak rokoknya.
"Kok dimatiin?" Tanya Grace.
"Ada kamu disini" jawab Theo, Ia tidak mau membuat perempuan nya itu mengisap asap rokoknya, itu berbahaya. selain itu, rokoknya juga sudah kotor karena terjatuh tadi.
"Lah? hubungan nya sama gue apa?"
"Sudah! sini" Theo menarik Grace untuk duduk di sampingnya. "Ganti baju dulu om!" ucap Grace, Theo mengeleng lalu merangkul perempuan yang duduk di sampingnya.
cukup lama mereka di sana tanpa adanya pembicaraan sama sekali. Grace mesandar di bahu Theo sambil memainkan handphone nya. "Om.." Grace memecahkan keheningan Yang sedari tadi berlarut-larut diantara mereka.
"hm?"
"buka baju Lo om" ucap Grace, Theo mengangkat satu alisnya. "Hah?!"
"Ck!" Grace berdecak kesal dan segera membuka kancing kemeja Theo dari atas hingga bawah. "Buat apa?" Tanya Theo.
"udah diem dulu!" Grace memposisikan tubuhnya agar bisa tiduran di paha Theo. "Gak tau pengen aja ciun perut om sambil tiduran" Ucap Grace sebelum menenggelamkan wajahnya di Perut Theo. Theo hanya menggeleng kecil sambil mengusap Lembut Rambut Grace.
Ting.
Theo mengambil handphone nya yang berbunyi dan melihat nama kontak yang mengirimkan nya sebuah pesan. Jari-jemarinya mulai mengetikkan sebuah pesan lalu setelahnya menutup kembali handphone nya. "Jika mau tidur, masuk kedalam, nanti kamu masuk angin" ucap Theo.
"gak. disini aja, adem"
"saya bisa masuk angin" ucap Theo, Grace tertawa kecil sambil terus menyembunyikan wajahnya di perut sicpack milik Theo itu.
"Tampangnya ganteng, masa fisiknya kena angin malam aja langsung masuk Angin" ucap Grace dan mengigit perut Theo.
"AW!!!"
"hahaha"
"Jangan digigit sayang!"
"kayak roti sobek om" ucap Grace dan kembali mengigit perut kotak-kotak itu.
Ting.
Ting.
Ting.
"Siapa sih itu! ganggu aja!" Umpat Grace saat handphone Theo berbunyi. Theo kembali membuka handphone nya sambil berdecak kesal, jari jemarinya mulai mengetikkan sebuah balasan dengan kesal.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Perfect Ceo Husband
Любовные романыSiapa yang menyangka, gadis berusia 20tahun menikah dengan seorang Ceo yang usia terpantau sangat jauh dengan gadis yang dinikahinya, 30tahun. Dan juga seorang duda. Xaviera Graceva Axyra atau biasa di panggil Grace, Menikah dengan seorang duda kaya...
