42 cerita zerin

127 0 0
                                        

Keesokan harinya, sebelum ke rumah sakit untuk menemui kara, Grace dan Theo terlebih dahulu berkunjung ke kantor polisi untuk menemui zerin, sementara Theo menemui tami dan Vian.

POV Grace

"Lo gapapakan selama disini?" tanya Grace, zerin menangguk kecil, tampak dari wajah perempuan itu ia sangat kelelahan.

"muka Lo pucat banget Rin, serius kan gapapa?" Tanya ulang Grace.

"Lo tau sendiri lah Grace, gimana rasanya awal-awal kehamilan. gue gapapa kok" jawab zerin memastikan ke sahabatnya itu jika dirinya baik.

"sorry yah, gue ga bisa keluarin Lo dari sini, gue sama suami gue udah maafin tapi keluarga yang lain ga" ucap Grace lalu memegang kedua tangan zerin, zerin menangguk lalu tersenyum kecil.

"Lo ngapain minta maaf? harus gue yang minta maaf, gara-gara gue yang terlalu takut kehilangan Vian Lo hampir kehilangan nyawa" Zerin tersenyum simpul kearah Grace yang dibalas senyuman yang sama.

"gue pantes kok disini" lanjut zerin.

"Lo fokus ke kehamilan Lo aja, ga usah mikirin Vian, dia udah gak cinta sama Lo, kalo aja dia masih cinta dia gak akan ngerusak Lo sampe segini nya" Pesan Grace, zerin membuang nafas berat sebelum berbicara.

"Gue udah bicara sama dia kemarin, sebenarnya dia masih cinta Grace sama gue, waktu itu pun sebenarnya dia gak mau ngerusak gue, bahkan dia sempat berdebat panjang sama Tami waktu Tami nyuruh dia buat hamilin gue. dia kepaksa juga Grace" Ucap zerin, Grace mengerutkan keningnya tak mengerti.

Flashback on^^

"CK! Mau nikah Lo sama Vian?"

"Gak anjirt, Masalah ini, udah yah"

"Yaudah, Bey"

"hm"

Tut.

Zerin mematikan telfon nya bersama Grace secara sepihak, ia segera berjalan kearah sebuah rumah mewah bernuasa putih.

perlahan zerin memasuki area rumah itu dan menuju ke arah pintu utama yang tidak tertutup rapat, didalam sana ia melihat kekasih nya bersama dengan seorang wanita sedang menyusun rencana.

"Oke, saya setuju"

"deal"

Zerin berjalan mundur beberapa langkah kebelakang saat mendengar seluruh rangkaian rencana yang akan di jalani Vian kekasihnya dan Tami.

tanpa sadar ia sudah mundur beberapa langkah kebelakang membuat nya terpeleset dan jatuh, menimbulkan suara sehingga dua orang di dalam tadi tersadar ada seseorang yang mendengar perbincangan mereka tadi.

dua orang tadi langsung keluar dan mendapati zerin yang sedang kesakitan karena terjatuh. Vian langsung membantu kekasihnya itu untuk berdiri. "Gue gak nyangka Lo seburuk itu!" bentak zerin sambil menunjuk-nunjuk wajah Vian.

"kamu mendengar semuanya?" tanya vian.

"iya! gue gak nyangka Lo sekejam itu Vian! kita putus!"

"hey, sayang jangan, saya serius sama kamu, saya cinta sama kamu" mohon Vian sambil memegang tangan zerin.

"lepasin! gue ga mau berhubungan sama orang jahat kaya Lo!"

"Dengarkan dulu"

"ga perlu! gue udah dengar semuanya! cuma gara-gara lo kalah tender sama suami grace Lo sampe segitunya? gak! gue ga bisa biarin sahabat gue kehilangan suaminya! gue bakal laporin Lo berdua ke polisi" saat zerin mencoba kabur Vian dan tami langsung menariknya untuk masuk kedalam rumah.

My Perfect Ceo HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang