23 Pengkhianatan

507 7 1
                                        

"OM THEO!!" teriak Grace excited sambil berlari menuju ruangan Theo.

Ceklek.

"om?"

"waduh! Perang dunia nih" Gumam zerin saat tiba di ambang pintu ruangan theo.

"sa-saya bisa jelaskan" Theo segera menghampiri Grace yang berdiri di ambang pintu.

"Stop!" Teriak Grace  membuat langkah Theo terhenti.

"Brengsek!" Umpat Grace dengan mata yang memerah penuh amarah, Mata nya melirik sosok wanita yang dari tadi bersama dengan Theo.

"Murahan!" Umpat Grace ke wanita yang berada di belakang Theo.

"Ngomong apa Lo!"

"eh!!" Zerin menahan Tami yang mencoba Menyerang Grace.

"emang benar kok Lo murahan!" Ucap Zerin.

"Gini yang Lo bilang setia?" Ucap Grace ke Theo yang masih berdiri di hadapannya.

"Tapi saya bisa jelaskan, Ini tidak seperti yang kamu pikirk-"

"Apa!? Gak apa?! semua udah jelas! Lo selingkuh sama kakak gue sendiri!!"

"saya tidak selingkuh"

"terus apa? Lo berduaan di ruangan ini! gue gak bodoh! gue liat pake mata kepala gue sendiri!!"

"Tidak! kamu salah paham"

"Pantesan sikap Lo berubah"

"Suami Lo udah bosen sama Lo anjing!" umpat Tami yang masih di tahan oleh zerin.

"Diam Lo janda!" Umpat balik zerin.

"jaga ucapan mu!" Ucap Theo ke tami

"ini apa!" Grace mengambil sebuah foto dari tangan Theo. "bukan apa-apa" Theo kembali merebut foto itu dari tangan Grace.

"kalo bukan apa-apa kenapa gak boleh di liat coba" Zerin mengambil foto itu dari tangan Theo dan memberikan Nya ke Grace.

Mata Grace mulai mengeluarkan bulir air mata setelah melihat foto tersebut. "tidak, ini editan" ucap Theo.

"berarti semalaman Lo gak pulang Karena tidur sama kakak gue om!!" Teriak Grace, tangan kirinya meremuk-remuk amplop putih yang dari rumah sakit tadi.

"Tapi saya tidak sadar apa yang terjadi, saya dijebak"

"Sama dong, gue juga dijebak. Dijebak sama kata-kata Lo!"

"Argh!!" Grace melemparkan surat yang sudah ia remuk-remuk tadi ke hadapan Theo lalu pergi dari sana.

Zerin melepaskan Tami dan Menyusul Grace. Theo mengambil sesuatu yang di lemparkan Grace tadi.

Setelah membaca isi dari amplod putih itu Theo segera menyusul Grace yang sudah berada di parkiran. "Saya bisa jelaskan Ace!!" Teriak Theo saat Grace masuk ke dalam mobil zerin.

"tunggu!" Mobil Bermerek Pajero dengan warna peach itu melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan Halaman parkiran perusahaan Adhikara.

"Argh!"

didalam mobil Grace cuma bisa diam dengan air mata yang mulai bercucuran. "Gue tau Lo shock, tapi Lo juga harus ingat sama calon bayi Lo" Ucap Zerin sambil terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.

"Bayi gue? Bayi dari pria brengsek itu? Ogah! Gue mau gugurin aja!" Grace memukul-mukul perut ratanya, zerin segera menghalang sahabatnya itu yang tampak sekali perempuan itu sangat stress saat ini.

"Grace! sadar Grace, bayi Lo gak salah" ucap Zerin sambil menepikan mobilnya untuk menenangkan Grace.

"Gak! gue gak mau lihat anak ini lahir! gue gak mau!!"

My Perfect Ceo HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang